View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Silviculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Silviculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Eksplorasi, Identifikasi, dan Uji Patogenisitas Cendawan Entomopatogen Asal Hutan Pendidikan Gunung Walat, Sukabumi

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (336.5Kb)
      Fulltext (1.134Mb)
      Date
      2026
      Author
      Ariawan, Ghallen Fawwaz Abdad A
      Rusniarsyah, Lufthi
      Herliyana, Elis Nina
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Cendawan entomopatogen merupakan kelompok cendawan yang berperan penting sebagai agen hayati pengendali serangga hama. Keberadaan cendawan ini dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, khususnya iklim mikro dan faktor edafis. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi, mengidentifikasi, dan menguji patogenisitas cendawan entomopatogen yang terdapat pada tegakan agatis (Agathis loranthifolia) dan pinus (Pinus merkusii) di Hutan Pendidikan Gunung Walat (HPGW), Sukabumi. Eksplorasi dilakukan menggunakan metode insec bait dengan larva Tenebrio molitor serta observasi lapang terhadap serangga terinfeksi. Isolasi dan pemurnian dilakukan pada media Potato Dextrose Agar (PDA), kemudian identifikasi dilakukan berdasarkan karakter morfologi koloni dan struktur mikroskopis. Uji patogenisitas dilakukan dengan aplikasi suspensi isolat terhadap serangga uji untuk menilai tingkat mortalitas. Penelitian ini memperoleh delapan isolat cendawan entomopatogen yang termasuk dalam genus Aspergillus, Penicillium, Lecanicillium, Trichoderma, dan Cylindrocladium serta satu isolat yang belum teridentifikasi. Tegakan pinus menunjukkan kelimpahan inokulum lebih tinggi dibandingkan tegakan agatis dipengaruhi oleh kondisi mikroklimat yang lebih lembab, suhu lebih rendah, dan ketebalan serasah lebih tinggi. Uji patogenisitas menunjukkan tingkat mortalitas berkisar antara 26,67-53,33%, dengan isolat Lecanicillium sp. dari tegakan agatis menghasilkan mortalitas tertinggi dan berbeda nyata dibandingkan sebagian besar isolat lainnya.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172279
      Collections
      • UT - Silviculture [1450]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository