View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengembangan Metode Uji Viabilitas Benih Porang (Amorphophallus muelleri Blume): Media Perkecambahan dan Uji Tetrazolium Berbasis Citra Digital

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (356.0Kb)
      Fulltext (814.1Kb)
      Date
      2026
      Author
      Timothy, Silvan
      Widajati, Eny
      Sari, Maryati
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini dilatarbelakangi oleh lamanya waktu pengujian daya berkecambah benih porang standar yang mencapai 60 hari, sehingga menghambat proses sertifikasi. Tujuan penelitian adalah menetapkan media perkecambahan terbaik untuk mempercepat pengujian dan mengembangkan metode uji cepat Tetrazolium (TZ) berbasis analisis citra digital. Metode penelitian terdiri atas uji perbandingan media (kertas, pasir, cocopeat, arang sekam) dan pengembangan protokol uji TZ menggunakan tiga lot benih dengan tingkat vigor berbeda dari pengusangan terkontrol selama 0, 2, dan 5 hari. Pola pewarnaan dianalisis menggunakan root mean square (RMS), korelasi, dan regresi, serta divalidasi menggunakan uji t-student. Pola pewarnaan kemudian dikuantifikasi menggunakan nilai red, greeen, dan blue (RGB) pada program ImageJ. Penggunaan media arang sekam dapat menjadi media alternatif untuk uji DB benih porang berdasarkan nilai DB dan KCT yang nyata lebih tinggi dibandingkan media kertas, pasir, dan cocopeat. Penggunaan media arang sekam dapat mempercepat waktu pengujian, dengan hitungan pertama pada 17 HST dan hitungan akhir pada 46 HST pada suhu 25±2 ?. Penelitian ini menghasilkan 14 pola pewarnaan tetrazolium yang berhasil diidentifikasi. Pola 1 dan 2 yakni pola dengan intensitas merah cerah dan merah keunguan pada seluruh bagian benih dapat menduga nilai DB dan PTM. Pola 1 adalah pola yang dapat digunakan untuk menduga peubah KCT dan KST. Metode penilaian TZ dapat dilakukan dengan program ImageJ. Analisis citra menggunakan ImageJ dapat mengindikasikan perbedaaan pola TZ dengan penetapan ambang batas pada analisis RGB. Warna merah yang lebih pekat ( R = 100 ) dari hasil pengujian TZ berkorelasi positif dengan mutu fisiologis benih (0,38). Warna merah yang pudar (R = 150) mengindikasikan penurunan mutu benih.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172213
      Collections
      • MT - Agriculture [4012]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository