View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Penggunaan Pupuk Kandang Ayam Pedaging dan PGPR pada Budidaya Jagung Pulut Manis

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (2.510Mb)
      Fulltext (7.773Mb)
      Lampiran (901.5Kb)
      Date
      2026
      Author
      Latif, Abdul
      Melati, Maya
      Hapsari, Dhika Prita
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Jagung pulut atau jagung ketan sering digunakan sebagai bahan baku tepung, sedangkan jagung pulut manis lebih disukai saat panen segar. Kotoran ayam pedaging merupakan salah satu pilihan pupuk organik yang dapat digunakan sebagai dalam budidaya organik, namun perlu dievaluasi efektivitasnya. Penambahan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dapat digunakan untuk merangsang pertumbuhan tanaman dan meningkatkan efisiensi pemupukan. Percobaan dilakukan dari Maret hingga Agustus 2025 di Kebun Percobaan IPB di Cikarawang B, Dramaga, Bogor. Percobaan menggunakan rancangan kelompok lengkap teracak dengan dosis pupuk ayam broiler dan konsentrasi PGPR sebagai faktor perlakuan dan 3 ulangan. Dosis pupuk ayam pedaging adalah 0, 10, 20, dan 30 ton ha-1, sedangkan konsentrasi PGPR terdiri atas 0 dan 20 g L-1 dan diaplikasikan dengan merendam benih selama sekitar 30 menit. Hasil percobaan menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang ayam pedaging tidak berpengaruh nyata pada semua peubah yang diamati, kecuali terhadap kadar amilopektin yang lebih tinggi dengan dosis pupuk yang lebih rendah. Pengaruh PGPR menunjukkan perbedaan yang signifikan pada indeks luas daun tanpa PGPR, peningkatan panjang akar dengan aplikasi PGPR. Tidak ada pengaruh interaksi pada semua peubah. Penggunaan pupuk kandang ayam pedaging mengindikasikan terjadinya imobilisasi hara pada tanah. Oleh karena itu, pupuk kandang ini perlu didekomposisikan lebih lama atau dengan bantuan dekomposer sebelum diaplikasikan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172166
      Collections
      • MT - Agriculture [4012]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository