View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Conservation of Forest and Ecotourism
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Conservation of Forest and Ecotourism
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengembangan Ruang Terbuka Hijau Di Purwokerto

      Thumbnail
      View/Open
      Abstract (246.1Kb)
      Full Text (2.019Mb)
      Date
      2003
      Author
      Wijayanti, Meilina
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kota Purwokerto sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Banyumas mengalami perkembangan dinamika kehidupan dalam berbagai aspek antara lain aspek teknologi, ekonomi, sosial, budaya masyarakat serta kependudukan. Selain itu kabupaten Banyumas memiliki posisi sangat strategis karena berada pada persimpangan perhubungan lintas daerah Jawa Tengah dan Jawa Barat. Dampak yang ditimhulkan dari perkembangan tersebut akan mempengaruhi kualitas lingkungan hidup perkotaan apabila tidak diantisipasi dengan penerapan perencanaan tata kota yang efektif dan efisien. Ruang Terbuka Hijau merupakan bagian dari perencanaan tata kota berupa ruang terbuka yang pemanfaatannya lebih bersifat pengisian hijau tanaman atau tumbuh-twnbuhan secara alamiah maupun budidaya lanaman yang berfungsi sebagai kawasan Iindung, kawasan hijau pertamanan kota, kawasan hijau hUlan kota, kawasan hijau rekreasi kota, kawasan hijau kegiatan olahraga, kawasan perumahan, kawasan hijau pertanian, kawasan hijau jalur hijau dan kawasan hijau pekarangan. Tujuan penelitian Pengembangan RTH di Purwokerto adalah untuk mempelajari karakteristik dan manfaat Ruang Terbuka Hijau di Kota Purwokerto serta untuk memprediksikan luas dan optimasi pengembangan RTH kota Purwokerto sampai dengan tabun 2017. Tapak yang dijadikan penelitian adalah kota Purwokerto dengan titik pusat pada areal Ruang Terbuka Hijaunya yaitu dibatasi pada Hutan Kota, Taman Kota, Kebun dan Pekarangan, Lapangan Olahraga, Sawah, Tegalan, Pemakaman serta Jalur Hijau Kota. Tahapan penelitian pengembangan RTH meliputi kegiatan Inventarisasi dan Pengumpulan Data, Tinjauan Tapak, Analisis Data, dan Konsep Pengembangan RTH Purwokerto. Penentuan Luas RTH di Purwokerto dilakukan melalui 3 standar penentuan Luasan RTH yaitu: Rwnus Gerarkis (Fakultas Kehutanan IPB, 1987), Standar Inmendagri No.14 Tahun 1988 dan Standar Perencanaan Lingkungan Pennukiman Kota. Karakteristik RTH di Purwokerto berupa Pemanfaatan RTH, Vegetasi, Pengelolaan, Penmdangan serta Status Kepemilikan merupakan kesatuan yang harns diarahkan untuk pengembangan R TH melalui partisipasi dan kerjasama masyarakat dengan pihak Pemerintah Hasil perhitungan luas RTH Purwokerto sampai tabun 2017 dengan menggunakan tiga pendekatan Rwnus Gerarkis, Standar Inmendagri No.14 Tahun 1988 dan Standar Perencanaan Lingkungan Pennukiman Kota berturut-turut adalah 4.562,85 ha, 1534,336 ha, dan 593,74 ha. Berdasarkan hasil perhitungan luasan RTH tersebut mw pengembangan RTH Purwokerto diarabkan untuk meningkatkan kualitas Iingkungan kota melalui penekanan laju harian kendaraan bennotor, pemilihan dan penanaman vegetasi yang dapat memproduksi oksigen dalam jumlah besar, optimasi pengembangan RTH pada fasilitas pelayanan wnum, bantaran sungai dan lapangan olahraga. f Tanaman cepat tumbuh merupakan tanaman yang dapat menghasilkan oksigen dalam jumlah besar. Pohon peneduh yang tergolongfast growing species di Purwokerto yang dapat dikembangkan sebagai vegetasi RTH adalah Bunga Kupu.kupu (Bauhiniapurpurea) dan Angsana (Pterocarpus indicus). Untuk menyerap partikel padat asap kendaraan bermotor maka sebaiknya di Jalur Hijau Jalan utama ditanami dengan Asam Keranji (Pithecellobium dulce). Menurut penelitian asam keranji menyerap partikel padat dan debu lebih banyak dibandingkan tanaman iainnya. Kebijakan penataan mang kota Purwokerto hams ditetapkan melalui RUTRK disertai Zoning Plan untuk upaya pengembangan RTH yang optimal. Artinya ada beberapa kawasan ditetapkan sebagai zona fimgsional tertentu yang dituangkan dalam peraturan perundangan Pemda Banyumas. Distribusi pelaksanaan pengembangan RTH dan a]tematif bentuknya dikelompokkan untuk perencanaan zonasi ke dalam 4 wilayah kecamatan yang ada di Purwokerto yaitu Kecamatan Purwokerto Utara. Kecamatan Purwokerto Selatan, Kecamatan Purwokerto Barat, serta Kecamatan Purwokerto Timur. Perencanaan ini disesuaikan berdasarkan rencana pengembangan wilayah dan fimgsi utama Bagian Wilayah Kota untuk berbagai tipe komunitas sosial seperti kawasan pemukiman, pendidikan, industri, olahraga serta perdagangan dan jasa.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/16972
      Collections
      • UT - Conservation of Forest and Ecotourism [2503]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository