Pengukuran W aktu Standar Dan Prestasi Kerja Penebangan Jati (Tecton grandis L.f) Oj Perum Perhutani Unit III Jawa Barat
Abstract
Salah satu tahapan penting didalam pemanenan kayu Jati (Teclona grandis L. t) adalah kegiatan penebangan dan pembagian batang, Pada kegiatan menebang dan membagi batang dibutuhkan ketepatan dan kete1itian yang akan berpengaruh pada produksi kayu yang dihasilkan serta produktivitas dan efisiensi kerja. Produktivitas keIja sangat ditentukan oleh kecepatan penebangan. keterampilan pekerja dan lingkungan keIja. PeneJitian-peneJitian mengenai prestasi kerja penebangan telah beberapa kaJi dilakukan dan salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas adalah dengan cara pengukuran kerja melalui penelitian waktu kerja sebab penelitian waktu kerja sangat erat kaitannya dengan prestasi kerja Penelitian dilakukan dengan cara mengukur waktu kerja efektif dari masing-masing unsur kerja kegiatan penebangan yang meliputi persiapan penebangan, membuat takik rebah, membuat takik balas, memotong pangkal pobon, membersiltkan cabang pohon, memotong ujung pohon dan membagi batang. Data yang dikumpulkan kemudian dikelompokkan berdasarkan diameter sortimen dan kelas kelerengan. Pada masing-masing kelompok data dapat diketahui jumlah sortimen, waktu kerja efektif dan volume yang dihasilkan Data Jainnya ialah data umur, tingkat pendidikan serta lamanya pengalaman kerja operator yang diperoleh melalui wawancaTa. Kegiatan penebangan dilapangan dilakukan alas dasar sistem target tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku yaitu penebangan pobon per pohon dimana kegiatan dilakukan sepenuhnya oleb regu tebang dan mandor tebang sebagai pengawas dan pelaksana administrasi tebangan. Dari hasil pengukuran yang dilakukan sebanyak 50 kali ulangan penebangan diperoleh waktu kerja efektif sebesar 309.07 menit dengan waktu kerja efektif rata-rata untuk satu kali penebangan adalah 6.18 menit per pohon dengan volume rata-rata sebesar 0.786 ml. Waktu kerja penebangan pada kelas diameter sortimen menunjukkan bahwa semakin besar ukuran sortimen mw waktu kerja efektif yang dibutuhkan juga akan semaltin besar, yaitu meningkat dari 19.15 menit untuk sortimen AI menjadi 56.33 menit untuk sortimen AlII. Besarnya prestasi kerja penebangan berkisar antara 4.00 m3/jam hingga 13. 74 ml/jam atau rata-rata 7.62 m3/jam. Waktu standar untuk menyelesaikan satu kaH penebangan adalah 7.91 menit per pobon dengan volume rata-rata 0.786 m3 sehingga besarnya prestasi kerja berdasarkan waktu standar adalah 5.99 m3/jam. Dari basil perhitungan data untuk tiap operator didapatkan nilai prestasi kerja efektif rata-rata untuk operator Henna.n sebesar 8.45 m3/jam dan prestasi kerja standar 6.61 m3jjam, sedangkan prestasi kerja efektif rata-rata untuk operator Armin sebesar 6.48 m3jjam dan prestasi kerja standar 5.06 m3jjam. Dari ketiga parameter yang diteliti yaitu usia, tingkat pendidikan dan pengalaman kerja operaioc. dapat disimpulkan bahwa prestasi kerja operator lebih cenderung dipengaruhi oleh pengalaman kerja. Pengujian terhadap pengarub faktor diameter pobon (XI) dan kelerengan areal (X2) terhadap prestasi kerja penebangan menunjukkan faktor diameter pohon yang memberikan pengaruh nyata. Pengaruh kedua faktor tersebut dinyatakan dalam bentuk persamaan regresi linear berganda sebagai berikut: Y = 3,310 + 0.156X. - O.I08X), dengan R2 - 79.7-4 Dari persamaan teTSebut terlibat bahwa faktor diameter pobon memberikan pengarub yang positif terbadap prestasi kerja yang berarti pertambaban ukuran diameter pahon yang ditebang akan menyebabkan peningkatan prestasi kerja, sedangkan faktor kelerengan areal memberikan pengaruh yang negatif terhadap prestasi kerja, dimana peningkatan kelerengan akan menyebabkan penurunan prestasi kerja.
Collections
- UT - Forestry Products [2466]

