Pemanfaatan Bahan Pangan Lokal Fungsional Bayam dan Jambu Biji pada Pengembangan Produk Panna Cotta
Abstract
Bayam dan jambu biji merupakan bahan pangan lokal yang keberadaannya melimpah di Indonesia. Selain keberadaannya yang melimpah, bayam dan jambu biji juga bersifat fungsional, di mana keduanya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Tujuan pada penelitian ini adalah mengembangkan produk panna cotta menggunakan bayam dan jambu biji dengan mengedepankan bahan pangan lokal yang bersifat fungsional dengan harapan dapat meningkatkan nilai ekonomi dan menambah kandungan gizi pada produk panna cotta. Penelitian dilakukan pada bulan Januari hingga April 2025. Formulasi bayam dan jambu biji pada penelitian ini terdiri dari tiga, yaitu F1 (75:25), F2 (50:50), dan F3 (25:75). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa formulasi F3 merupakan formulasi terpilih melalui uji organoleptik skala hedonik pada panelis anak kelas 5 SD yang berusia 10-12 tahun. Berdasarkan hasil analisis biaya, didapatkan harga sebesar Rp17.000 pada satu kemasan panna cotta ini. Spinach and guava are local food ingredients that are abundant in Indonesia. Apart from being abundant, spinach and guava are also functional, where both have many benefits for the body's health. The aim of this research is to develop a panna cotta product using spinach and guava by prioritizing functional local food ingredients in the hope of increasing the economic value and increasing the nutritional content of the panna cotta product. The research was conducted from January to April 2025. The spinach and guava formulations in this study consisted of three, namely F1 (75:25), F2 (50:50), and F3 (25:75). The results of the research showed that the F3 formulation was the selected formulation through a hedonic scale organoleptic test on panelists of 5th grade elementary school children aged 10-12 years. Based on the results of the cost analysis, a price of Rp17.000 was obtained for one package of this panna cotta.
