Hubungan Kerapatan Mutlak Vegetasi Strata Bawah dengan Kualitas Air Tanah di Perkebunan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Jambi
Date
2025Author
Fadhlan, Rizky Al
Agusta, Herdhata
Hapsari, Dhika Prita
Metadata
Show full item recordAbstract
Vegetasi strata bawah berperan penting dalam memengaruhi kualitas air
tanah melalui mekanisme filtrasi, penyerapan unsur hara, dan perlindungan
terhadap erosi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kerapatan
vegetasi strata bawah terhadap kualitas air tanah serta keterkaitannya dengan
keragaan pertumbuhan tanaman kelapa sawit. Penelitian dilakukan secara
observatif pada enam jarak dari badan sungai (2 m, 5 m, 10 m, 20 m, 40 m, dan 60
m) di perkebunan kelapa sawit PTPN VI Jambi, selama periode Agustus hingga
Desember 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa vegetasi dengan kerapatan
tinggi seperti Axonopus compressus dan Borreria alata berkontribusi terhadap
peningkatan kualitas air tanah (pH, NO3?, EC, K?, Na?, Ca²?). Kandungan glifosat
terdeteksi di semua titik pengamatan, dengan konsentrasi tertinggi pada jarak
menengah. Keragaan tanaman kelapa sawit, khususnya tinggi tanaman, cenderung
lebih optimal pada jarak dekat dari sungai. Dengan demikian, vegetasi strata
bawah yang dikelola secara optimal berperan penting dalam mendukung
pertumbuhan tanaman dan menjaga kualitas lingkungan secara berkelanjutan. Understory vegetation plays a vital role in influencing groundwater quality
through filtration, nutrient uptake, and erosion control. This study aimed to
analyze the effect of understory vegetation density on groundwater quality and its
relationship with the growth performance of oil palm. The research was conducted
observationally at six distances from the riverbank (2 m, 5 m, 10 m, 20 m, 40 m,
and 60 m) in the oil palm plantation of PTPN VI, Jambi, from August to
December 2021. Results showed that vegetation with high density, such as
Axonopus compressus and Borreria alata, contributed to improving groundwater
quality (pH, NO3?, EC, K?, Na?, Ca²?). Glyphosate was detected at all observation
points, with the highest concentration found at intermediate distances. Oil palm
growth performance, especially plant height, was more optimal near the river.
Thus, well-managed understory vegetation plays an essential role in supporting
plant growth and maintaining environmental quality in a sustainable manner.
