Strategi Pengembangan Human Capital Dalam Meningkatkan Kinerja Perusahaan
View/ Open
Date
2020Author
Rachmawati, An Nisaa Noor
Syamsul Maarif
Anggraini Sukmawati
Metadata
Show full item recordAbstract
Saat ini manajemen sumber daya manusia dituntut untuk mengubah
fungsinya menjadi lebih strategis. Hal ini dikarenakan manusia (karyawan)
merupakan aset tak berwujud perusahaan yang sulit untuk ditiru. Selain itu, saat ini
manusia telah menjadi modal (human capital) dalam proses bisnis perusahaan yang
diyakini dapat meningkatkan kinerja perusahaan. Sehingga dibutuhkan pengelolaan
modal manusia (human capital) yang baik agar perusahaan dapat memperoleh
keunggulan kompetitif yang meningkatkan kinerja perusahaan. Berdasarkan hal
tersebut saat ini divisi human capital berperan penting dalam meningkatkan kinerja
perusahaan melalui pengelolaan modal manusia (human capital).
Divisi human capital dapat meningkatkan kinerja perusahaan apabila telah
menjadi business partner bagi perusahaan. Sebagai business partner, divisi human
capital perlu menjalankan perannya sebagai strategic partner, administrative
expert, employee champion, dan change agent didalam perusahaan. Praktik
manajemen human capital merupakan salah satu bentuk upaya pengelolaan modal
manusia (human capital) yang dapat meningkatkan kinerja perusahaan. Ranah
strategis manajemen sumber daya manusia yang diyakini dapat meningkatkan
kinerja meliputi kepegawaian, kompensasi, pelatihan, dan manajemen kinerja.
Berdasarkan hal tersebut peneliti mencoba untuk menganalisis pengaruh praktik
manajemen human capital, peran divisi human capital, dan kinerja perusahaan.
Peneliti berharap hasil penelitian ini dapat menghasilkan alternatif strategi
pengembangan human capital yang dapat meningkatkan kinerja perusahaan.
Penelitian ini menggunakan persepsi responden dalam menilai diri mereka
sendiri terhadap variabel-variabel yang diteliti. Responden adalah karyawan PT
XYZ yang merupakan pegawai tetap dan telah bekerja minimal selama dua tahun.
Pengambilan sampel responden menggunakan metode stratified random sampling.
Data dianalisis menggunakan SEM PLS untuk melihat pengaruh antar variabel dan
alternatif strategi dihasilkan melalui analisis AHP. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa praktik manajemen human capital dan peran divisi human
capital secara langsung berpengaruh terhadap kinerja perusahaan. Sementara itu,
tidak ditemukannya pengaruh antara praktik manajemen human capital terhadap
peran divisi human capital sehingga pada penelitian ini peran divisi human capital
tidak menjadi variabel mediator/perantara. Selain itu, alternatif strategi yang
menjadi prioritas untuk diterapkan dalam rangka meningkatkan kinerja perusahaan
adalah membangun sistem rekrutmen dan seleksi yang efektif dan menggunakan
instrumen psikometrik yang tervalidasi.
Collections
- MT - Business [4063]
