Pengaruh Faktor Internal Perusahaan dan Faktor-Faktor Makro Ekonomi Terhadap Profitabilitas Asuransi Umum Di Indonesia
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik profitabilitas dan
menentukan faktor yang memengaruhi profitabilitas pada perusahaan asuransi
umum di Indonesia. Selama tahun 2013 hingga 2017, profitabilitas perusahaan
asuransi umum di Indonesia cenderung menurun walaupun pendapatan yang
diterima terus meningkat. Profitabilitas merupakan indikator yang mencerminkan
kelangsungan perusahaan, dengan menurunnya profitabilitas mengindikasikan
bahwa kelangsungan dari perusahaan tersebut semakin rendah.
Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif untuk melihat dinamika
profitabilitas perusahaan asuransi umum dan analisis regresi data panel untuk
menentukan faktor yang memengaruhi dan pengaruh dari faktor tersebut terhadap
profitabilitas pada perusahaan asuransi umum di Indonesia. Kriteria perusahaan
yang digunakan sebagai sampel adalah terdaftar di OJK dan memiliki laporan
keuangan yang lengkap selama tahun 2013 hingga 2017. Didapatkan 40
perusahaan sebagai sampel dari populasi sebanyak 79 perusahaan.
Hasil dari penelitian ini adalah Firm Size, Liquidity Ratio, Equity Growth,
Underwriting Result, Return on Investment, Input Cost, Claim Ratio, Technical
Ratio, Economic Growth Rates, dan Bank Indonesia Rates berpengaruh terhadap
profitabilitas asuransi umum di Indonesia yang diukur menggunakan Return on
Assets (ROA). Faktor yang dapat meningkatkan ROA adalah Firm Size, Liquidity
Ratio, Equity Growth, Underwriting Result, Return on Investment, Economic
Growth Rates, dan Bank Indonesia Rates karena berpengaruh positif terhadap
ROA. Faktor yang berpengaruh negatif terhadap ROA adalah Input Cost, Claim
Ratio, dan Technical Ratio, karena itu faktor tersebut dapat menurunkan
profitabilitas perusahaan asuransi umum di Indonesia.
Implikasi manajerial yang dapat dijadikan pertimbangan bagi manajemen
perusahaan asuransi umum antara lain bagi perusahaan asuransi umum Non
BUMN dapat mengadaptasi Good Corporate Governance (GCG) yang diterapkan
perusahaan BUMN untuk menekan beban usaha yang terus meningkat. Kemudian
strategi yang digunakan perusahaan asuransi umum Public dalam kegiatan
underwriting dan investasi dapat dijadikan contoh untuk meningkatkan hasil
underwriting dan hasil investasi. Selanjutnya perlu adanya pertimbangan kembali
dalam melakukan kerjasama (Joint Venture) karena kinerja profitabilitasnya
cenderung rendah dalam lima tahun terakhir.
Upaya manajemen perusahaan asuransi umum dalam meningkatkan
profitabilitas antara lain dengan menjaga pertumbuhan aset yang dimiliki,
likuiditas dan pertumbuhan ekuitas. Upaya selanjutnya adalah meningkatkan
kualitas penilaian risiko, evaluasi portofolio investasi agar dapat meningkatkan
laba perusahaan. Selain itu perusahaan dapat menerapkan Good Corporate
Governance (GCG) agar dapat menekan beban usaha dan menjaga kecukupan
cadangan teknis.
Collections
- MT - Business [4087]
