Analisis Strategi Meningkatkan Minat Berwirausaha Mahasiswa S1 Ipb
View/ Open
Date
2019Author
Muhani, Siti
Baga, Lukman M.
Triyonggo, Yunus
Metadata
Show full item recordAbstract
Seiring berkembangnya teknologi informasi yang didukung tingkat penetrasi
internet yang pesat, muncul beberapa layanan jasa keuangan digital yang
mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi dan memperoleh
pembiayaan. Layanan digital keuangan ini disebut financial technology yang
kemudian disingkat menjadi fintech. Kehadiran fintech sering dikaitkan dengan
sektor perbankan. Perbankan dan fintech ini memiliki kelemahan dan kelebihan
yang saling melengkapi dan sangat mungkin berkolaborasi dalam meningkatkan
kemajuan ekonomi bangsa. Hal tersebut menjadi peluang bagi perbankan syariah
dan penggunaan fintech. Peluang itu didukung dengan produk-produk bank syariah
yang dapat memenuhi segala kebutuhan masyarakat. Dari permasalahan
pertumbuhan pangsa pasar perbankan syariah, produk pembiayaan produk yang
memiliki karakteristik fokus perbankan syariah terhadap eksistensi di pasar
nasional maupun internasional. Berbagai perkembangan pelaku industri fintech,
pengakuan regulator, dan potensi masyarakat yang masih luas terhadap akses
keuangan, memungkinkan adanya suatu strategi yang menghubungkan antara
perbankan syariah dan fintech.
Metode yang dipakai terdiri atas analisis faktor strategis lingkungan eksternal
dengan kerangka Politic, Economy, Social, Technology, Legal, Environment
(PESTLE) dan internal dengan kerangka fungsional (pemasaran, penjualan,
operasi, keuangan, SDM), analisis External Factors Evaluation (EFE), analisis
Internal Factors Evaluation (IFE), analisis Internal External (IE), analisis matriks
SWOT, dan analisis ANP.
Hasil analisis menunjukkan faktor-faktor strategis eksternal perbankan dan
fintech syariah meliputi 5 peluang dan 5 ancaman. Adapun faktor-faktor strategis
internal perbankan syariah meliputi 6 kekuatan dan 4 kelemahan. Pada penelitian
ini perbankan dan fintech syariah mendapatkan nilai EFE 3.11 dan nilai IFE 3.00.
Posisi perbankan dan fintech syariah pada matriks IE adalah kuadran I yang berarti
grow and build dengan pilihan strategi intensif dan integratif.
Hasil analisis SWOT memberikan beberapa strategi yang bisa dijalankan
yaitu berupa 2 strategi SO, 2 strategi ST, 3 srategi WO, dan 1 strategi WT. Pilihan
strategi tersebut kemudian ditentukan prioritas dari masing-masing strategi serta
alternatif strategi yang akan digunakan untuk kolaborasi perbankan dan fintech
syariah.
Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mengidentifikasi isu strategik antara
perbankan dan fintech syariah, 2) Menganalisis formulasi strategi yang tepat untuk
integrasi perbankan dan fintech syariah, 3) Merumuskan model kolaborasi yang
tepat untuk integrasi perbankan dan fintech syariah.
Collections
- MT - Business [4068]
