Pengaruh Atmosfer dan Citra Toko Terhadap Sikap dan Minat Pembelian Ulang Konsumen Pada Ritel Modern
View/ Open
Date
2019Author
Harahap, Yulita Farisa
Simanjuntak, Megawati
Sartono, Bagus
Metadata
Show full item recordAbstract
Bisnis ritel merupakan mata rantai terakhir dan terpenting yang langsung
menghubungkan produsen dengan konsumen. Pertumbuhan bisnis ritel di Indonesia
dipengaruhi oleh peningkatan jumlah penduduk setiap tahunnya yang didukung
oleh kekuatan daya beli masyarakat serta pemenuhan kebutuhan masyarakat akan
produk-produk rumahtangga. Namun seiring perkembangan zaman di era digital
membuat bisnis e-commerce tumbuh semakin pesat dan menawarkan cara alternatif
berbelanja bagi konsumen mengakibatkan toko-toko online tersebut mampu
melengkapi atau menggantikan toko-toko konvensional yang ada. Hal ini menjadi
ancaman bagi bisnis ritel modern untuk mampu mempertahankan toko-toko ritel
modernnya.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh atmosfer dan citra toko
ritel modern terhadap niat pembelian ulang konsumen melalui sikap konsumen
terhadap toko ritel modern. Objek penelitian merupakan konsumen ritel modern
yang tersebar di kota-kota besar Indonesia dengan usia minimal 17 tahun dan
melakukan pembelian di ritel modern minimal tiga kali dalam sebulan terakhir.
Penelitian ini dilakukan kepada 212 konsumen ritel modern dengan teknik
voluntarily sampling (sukarela). Data diolah dengan menggunakan metode
statistika yang disebut PLS (Partial Least Squares) untuk menguji hipotesis dari
pengaruh variabel seperti faktor stimulus atmosfer toko (eksterior, interior, layout,
display), citra toko (pelayanan pegawai, kualitas produk, harga), sikap konsumen
terhadap toko ritel modern dan niat pembelian ulang konsumen.
Berdasarkan hasil penelitian mayoritas responden berjenis kelamin
perempuan, berada pada kelompok usia 25-35 tahun, berpendidikan sarjana serta
berprofesi sebagai pegawai swasta dan berdomisili di kota Bogor. Jenis ritel modern
yang paling banyak dikunjungi oleh responden ialah hypermarket dengan frekuensi
berbelanja 3-5 kali dalam sebulan. Mayoritas responden berkunjung ke ritel modern
dengan tujuan berbelanja kebutuhan pokok. Alasan dari mayoritas responden
memilih toko ritel modern untuk berbelanja ialah karena suasana toko yang
nyaman. Mayoritas responden berbelanja ditemani oleh keluarga dan tidak ada
preferensi hari kunjungan bagi responden untuk berbelanja. Responden melakukan
kunjungan selama 1-3 jam di hypermarket namun untuk kategori supermarket
responden hanya memerlukan waktu kurang dari 1 jam.
Temuan menunjukkan bahwa atmosfer toko berpengaruh positif signifikan
terhadap sikap konsumen kategori hypermarket dan supermarket. Konsumen
memandang stimulus atmosfer yang diperoleh ketika berbelanja sangat penting
dalam mempengaruhi sikap konsumen terhadap toko ritel modern. Sementara citra
toko berpengaruh positif signifikan terhadap sikap konsumen dan niat pembelian
ulang konsumen baik untuk kategori hypermarket dan supermarket. Hal ini berarti
konsumen memandang bahwa sikap konsumen dari citra toko sangat penting dalam
mempengaruhi niat pembelian ulang konsumen.
Collections
- MT - Business [4068]
