Analisis Pengaruh Keterlekatan Karyawan, Pemberdayaan dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Divisi Human Resource (Studi Kasus Pada Pt Toyota Motor Manufacturing Indonesia)
View/ Open
Date
2019Author
Sakeru, Adel Christian Parentinus
Hermawan, Aji
Triyonggo, Yunus
Metadata
Show full item recordAbstract
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia adalah perusahaan industri
otomotif dan eksportir kendaraan bermotor. Perusahaan perlu memiliki sumber
daya manusia yang berkualitas dan kompeten untuk menghadapi persaingan yang
ketat dan pertumbuhan perusahaan sejenis. Pengembangan sumber daya manusia di
perusahaan ini perlu dilakukan secara baik dan terencana, di antaranya dengan
melakukan evaluasi keterlekatan karyawan, pemberdayaan dan komitmen
organisasi agar kinerja karyawan dapat terus ditingkatkan, dan pada akhirnya dapat
meningkatkan kesejahteraan karyawan dan keuntungan perusahaan. Tujuan
penelitian ini adalah menganalisis pengaruh keterlekatan karyawan, pemberdayaan
dan komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan PT. Toyota Motor
Manufacturing Indonesia.
Populasi pada penelitian ini adalah 69 responden. Responden pada
penelitian ini adalah karyawan divisi human resource PT. Toyota Motor
Manufacturing Indonesia. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini adalah
dengan menggunakan metode sensus. Metode ini digunakan karena kuesioner
diberikan kepada seluruh karyawan pada divisi human resource PT. Toyota Motor
Manufacturing Indonesia. Selanjutnya data yang telah diperoleh akan dianalisis
menggunakan Structural Equation Model (SEM) dengan metode Partial Least
Squares (PLS) yang menggunakan software SmartPLS.
Hasil dari penelitian ini adalah pemberdayaan dan komitmen organisasi
berpengaruh signifikan dan berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Selain
itu keterlekatan karyawan dan pemberdayaan berpengaruh signifikan dan
berpengaruh positif terhadap komitmen organisasi. Keterlekatan karyawan tidak
berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, namun keterlekatan karyawan
berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Hal ini menunjukkan bahwa
keterlekatan karyawan tidak memberikan pengaruh langsung terhadap kinerja
karyawan, namun keterlekatan karyawan memberikan pengaruh tidak langsung
terhadap kinerja karyawan melalui komitmen organisasi.
Collections
- MT - Business [4068]
