Minat Nasabah Bank Syariah Xyz Membeli Produk Reksa Dana Syariah: Pendekatan Tpb
Abstract
Saat ini berbagai produk dan wadah investasi telah tumbuh dan berkembang
di Indonesia. Salah satu produk investasi yang sedang digencarkan oleh Otoritas
Jasa Keuangan adalah reksa dana. Dari tahun ke tahun aset reksa dana terus tumbuh,
baik reksa dana konvensional maupun syariah. Meskipun terus mengalami
pertumbuhan, namun Asset Under Management (AUM) dari reksadana syariah
masih sangat kecil. Jika dibandingkan setiap tahunnya, reksa dana syariah hanya
memiliki proporsi kurang lebih 4 persen dari keseluruhan AUM investor. Pada
tahun 2004, Bank Syariah XYZ mendapatkan izin dari BAPEPAM-LK sebagai
salah satu agen penjual yang memasarkan reksa dana syariah. Bank Syariah XYZ
melihat ada potensi besar dalam bisnis pemasaran reksa dana syariah. Harapannya
adalah Bank Syariah XYZ dapat memenuhi kebutuhan finansial nasabah dan
meningkatkan fee-based income, sehingga perlu dilakukan penggalian minat
nasabah terhadap reksa dana syariah.
Penggalian minat nasabah dapat dilakukan melalui pendekatan teori perilaku
terencana dengan menggunakan pendekatan sikap terhadap perilaku dari nasabah,
norma subyektif dari nasabah serta kontrol perilaku persepsian dari nasabah
terhadap minat membeli reksa dana syariah (Ajzen 2005). Di samping itu minat
nasabah juga dipengaruhi oleh pengetahuan dan religiusitas (Firmandhani 2016)
serta persepsi risiko (Haekal 2016). Tujuan penelitian ini antara lain untuk
menganalisis pengaruh pengetahuan dan religiusitas nasabah terhadap sikap
membeli reksadana syariah; menganalisis pengaruh sikap terhadap perilaku,
norma subjektif, dan kontrol perilaku persepsian nasabah terhadap minat membeli
reksa dana syariah; menganalisis pengaruh pengetahuan, religiusitas, dan persepsi
resiko nasabah terhadap minat membeli reksa dana syariah; serta merekomendasi
dalam bentuk implikasi manajerial terkait minat membeli produk reksa dana
syariah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah sampel dalam penelitian ini
adalah 164 responden. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah
Structural Equation Modeling-Partial Least Square. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa sikap terhadap perilaku dan norma subjektif memiliki
pengaruh signifikan terhadap minat beli nasabah, sedangkan kontrol perilaku
persepsian dan persepsi risiko memiliki pengaruh tidak signifikan terhadap minat
beli nasabah. Hasil lainnya menunjukkan bahwa religiusitas memiliki pengaruh
signifikan terhadap sikap. Kesimpulan dari penelitian ini adalah religiusitas
merupakan faktor yang mempengaruhi sikap terhadap perilaku, sikap terhadap
perilaku dan norma subjektif merupakan faktor yang mempengaruhi minat
nasabah membeli reksa dana syariah.
Implikasi yang diperoleh dari penelitian ini adalah Bank Syariah XYZ perlu
menciptakan customer experience yang baik dalam menjual reksa dana syariah
sehingga nasabah tidak ragu untuk merekomendasikan kepada teman, keluarga dan
lingkungan tempatnya bersosialisasi. Bank Syariah XYZ perlu fokus untuk meningkatkan kompetensi petugas pemasaran, sehingga dapat menjelaskan secara
komprehensif tentang reksa dana syariah.
Collections
- MT - Business [4087]
