Pengaruh Kebijakan Lima Golongan Fraksi Harga Saham Terhadap Perdagangan dan Return Saham Pada Indeks Lq45
View/ Open
Date
2019Author
Fajri, Nurlaila Firdani
Siregar, Hermanto
Syarifuddin, Ferry
Metadata
Show full item recordAbstract
Pasar modal memiliki peran penting bagi perekonomian suatu negara,
termasuk di Indonesia. Pasar modal di Indonesia dikelola oleh bursa yang
bernama Bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam menjalankan mekanisme pasar
modal, pada tanggal 3 Januari 2017 BEI mengeluarkan kebijakan terbaru dengan
nomor Kep-00113/BEI/12-2016 tentang lima golongan fraksi harga saham. Fraksi
harga saham merupakan salah satu komponen mikrostruktur pasar. Teori
mikrostruktur pasar adalah studi tentang bagaimana informasi terangkum dalam
harga pasar sekuritas melalui aktivitas perdagangan dan bagaimana peraturan
institusi pada mempengaruhi efesiensi pada harga sekuritas. Untuk melihat
pengaruh tersebut digunakan variabel likuiditas berupa bid ask speard, depht,
DRS, volume, dan variabel volatilitas berupa volatilitas harga dalam penelitian
ini. Variabel return saham digunakan untuk mengetahui apakah perubahan fraksi
harga saham berpengaruh terhadap investor. Sampel yang digunakan adalah 13
emiten yang terdaftar pada indeks LQ45. Analisis famili ARCH/GARCH
dilakukn untuk melihat apakah emiten di LQ45 memiliki resiko tinggi atau tidak.
Terdapat tiga tujuan dari penelitian ini, diantaranya yaitu mengamati
pengaruh kebijakan lima golongan fraksi terhadap likuiditas pasar saham dan
volatilitas harga saham yang terdapat pada indeks LQ45. Menemukan determinan
return saham dan menemukan jenis saham yang beresiko tinggi dan berisiko
rendah dari indeks LQ45. Penelitian ini diuji menggunakan uji beda, uji regresi
data panel, dan uji family ARCH/GARCH.
Hasil uji beda memperlihatkan hasil signifikan pada variabel bid ask
spread, DRS, volume dan volatilitas, akan tetapi hanya variabel depth yang tidak
memiliki perubahan yang signifikan. Ditemukan juga bahwa semua variabel
memperlihatkan nilai yang lebih kecil setelah perubahan fraksi. Hasil uji regresi
data panel menunjukan bahwa depth, volume dan volatilitas memberikan
pengaruh signifikan terhadap return saham, sementara variabel bid-ask spread,
dan DRS tidak memberikan pengaruh terhadap return saham. Hasil uji family
ARCH/GARCH dengan menggunakan metode E-GARCH memperlihatkan hasil
yaitu terdapat 11 emiten dari 12 emiten yang diamati, mempunyai resiko tinggi
(AALI, ANTM, ASII, BBCA, BMRI, INCO, INDF, KLBF, PTBA, TLKM, dan
UNTR) dan hanya UNVR yang beresiko rendah. Hasil dari penelitian ini
diharapkan untuk meningkatkan pemahaman tentang regulasi fraksi harga saham
sehingga dapat menentukan strategi investasi saham terbaik.
Collections
- MT - Business [4068]
