Pengembangan Strategi Bisnis Produk Olahan Susu Di Pt Cisarua Mountain Dairy
View/ Open
Date
2019Author
Rachmani, Nizza Nadya
Daryanto, Arief
Jahroh, Siti
Metadata
Show full item recordAbstract
Susu adalah salah satu minuman yang dibutuhkan untuk melengkapi
kebutuhan gizi harian. Jumlah konsumsi susu di Indonesia saat ini semakin
meningkat, namun jumlah produksi susu di Indonesia belum mampu memenuhi
jumlah konsumsi susu yang ada. Adanya peraturan pemerintah yang mengatur
setiap industri pengolahan susu untuk mengambil bahan baku susu dalam negeri
membuat persaingan dalam mendapatkan susu segar menjadi lebih ketat. Cimory
adalah salah satu perusahaan yang memproduksi produk olahan susu di Bogor yang
tidak memiliki peternakan sendiri dan menjalin kerjasama dengan koperasi susu
daerah untuk mendapatkan bahan baku susu segar. Ketatnya persaingan dalam
mendapatkan susu segar membuat Cimory harus melakukan strategi bisnis terbaru
berdasarkan hasil evaluasi pada model bisnis saat ini.
Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengidentifikasi model bisnis Cimory, 2)
mengidentifikasi faktor lingkungan yang mempengaruhi model bisnis Cimory, 3)
mengevaluasi model bisnis Cimory, dan 4) menyusun strategi perbaikan dari hasil
evaluasi model bisnis Cimory. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif dari
Oktober 2017 hingga Desember 2018. Pengambilan data berupa data primer dan
sekunder dilakukan dengan metode observasi, wawancara mendalam, dan studi
literatur.
Model bisnis Cimory berdasarkan BMC memperlihatkan bahwa customer
segment Cimory adalah keluarga dengan kemampuan ekonomi menengah atas dan
bawah. Produk yang ditawarkan meliputi kualitas, kepuasan, inovasi, dan imej.
Channels yang dijalankan adalah saluran langsung dan tidak langsung. Hubungan
pelanggan dijaga dengan adanya saluran komplain, saluran komunikasi media
massa, dan program Miss Cimory. Aktivitas yang dilakukan meliputi produksi,
pemasaran dan distribusi yang didukung sumberdaya tangible dan intangible dan
memiliki partner KUD susu, perusahaan produksi kemasan. Pendapatan didapatkan
dari penjualan produk olahan susu dan struktur biaya meliputi produksi, gaji
karyawan, dan distribusi produk. Sementara itu, faktor lingkungan yang
mempengaruhi model bisnis Cimory adalah kekuatan pasar, tren kunci, kekuatan
industri, dan kekuatan ekonomi makro. Hasil evaluasi memperlihatkan adanya
kekuatan utama yang berasal dari customer relationship karena eratnya hubungan
antara pelanggan dengan perusahaan melalui program Miss Cimory. Kelemahan
utama terdapat pada cost structure karena kegiatan produksi yang belum berjalan
secara efisien. Peluang terbesar berada pada customer segment karena adanya
segmentasi pasar baru yang belum terjangkau secara maksimal. Sementara itu
ancaman terbesar berada pada key resources karena adanya ancaman kelangkaan
bahan baku. Strategi yang dapat dilakukan berdasarkan hasil evaluasi tersebut
adalah adanya studi kelayakan peternakan untuk mengatasi permasalahan
ketersediaan bahan baku, peningkatan komunikasi dengan pelanggan, dan promosi
produk Cimory melalui media sosial, website dan iklan lebih intensif.
Collections
- MT - Business [4088]
