Analisis Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Risiko Sistematis Saham Sektor Properti dan Pertanian Di Indonesia Periode 2012-2016
View/ Open
Date
2019Author
Maulana, Mohamad Iqbal
Irawan, Tony
Maulana, Tb. Nur Ahmad
Metadata
Show full item recordAbstract
Bagi investor, berinvestasi saham di Bursa Efek Indonesia penuh dengan
ketidakpastian. Ketidakpastian tersebut diindikasikan dengan adanya fluktuasi
harga saham. Terkait dengan hal tersebut, maka salah satu usaha yang dapat
dilakukan oleh para investor untuk dapat memaksimalkan keuntungan dari
investasi sahamnya adalah dengan mempertimbangkan tingkat risiko dari
investasinya sebagai dasar pembuatan keputusan investasi. Risiko yang dihadapi
oleh investor dalam investasi saham dibagi menjadi dua jenis risiko, yaitu risiko
sistematis dan risiko tidak sistematis. Risiko tidak sistematis dapat dikendalikan
oleh investor dengan melakukan diversifikasi portofolio. Sehingga ketika
mengevaluasi risiko investasi saham, investor akan cenderung memperhatikan
risiko sistematis yang tidak dapat dikendalikan atau dihilangkan melalui
diversifikasi portofolio.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Degree of Economic
Leverage (DEL), Degree of Operating Leverage (DOL), dan Degree of Financial
Leverage (DFL) pada sektor properti dan sektor pertanian di Indonesia. Dalam
penelitian ini, peneliti menggunakan data sekunder, yaitu common stock return
mingguan dan market return mingguan yang diterbitkan oleh Bursa Efek
Indonesia, untuk menentukan nilai beta saham. Selanjutnya, penjualan, EBIT,
EAT, dan inflasi tahunan digunakan untuk menghitung nilai DEL, DOL, dan
DFL. Perusahaan yang dijadikan sampel penelitian adalah perusahaan yang
menerbitkan laporan keuangannya selama periode 2012-2016, perusahaan
memiliki nilai beta yang positif dan tidak lebih besar dari 3, dan perusahaan
memiliki nilai EBIT dan EAT yang positif. Berdasarkan kriteria-kriteria tersebut
diperoleh sebanyak 25 perusahaan, 20 perusahaan sektor properti dan 5
perusahaan sektor pertanian.
Berdasarkan hasil penelitian pada sektor properti hanya variabel DEL dan
DFL saja yang memiliki pengaruh positif signifikan terhadap risiko sistematis
saham, sedangkan variabel DOL tidak berpengaruh terhadap risiko sistematis.
Pada sektor pertanian hanya variabel DEL dan DOL saja yang memiliki pengaruh
negatif signifikan terhadap risiko sistematis saham, sedangkan variabel DFL tidak
berpengaruh terhadap risiko sistematis. Perubahan yang terjadi pada variabel DEL
dan DFL pada sektor properti bilamana terdapat kenaikan maka akan menaikan
risiko sistematis. Perubahan yang terjadi pada variabel DEL dan DOL pada sektor
pertanian bilamana terdapat kenaikan maka akan menurunkan risiko sistematis.
Collections
- MT - Business [4068]
