Pengembangan Produk Baru Untuk Mendukung Strategi Bisnis Perusahaan Mineral Industrial Studi Kasus Pt Xyz
View/ Open
Date
2019Author
Tarigan, Chandra Adiputra
Machfud
Safari, Arief
Metadata
Show full item recordAbstract
Sebagai perusahaan perintis dalam industri manufaktur mineral industrial di
Indonesia, PT. XYZ yang juga merupakan bagian unit bisnis perusahaan korporat
global, telah mengalami pertumbuhan yang cepat dan menikmati posisinya sebagai
pemimpin pasar. Perusahaan ini melayani penjualan produk ke berbagai segmen
pelanggan seperti keramik ubin, sanitaryware/tableware, cat dan coating,
konstruksi dan energi. Namun trend akhir-akhir ini menunjukkan nilai penjualan
yang mengalami penurunan akibat persaingan industri dan peraturan perundangundangan
yang semakin ketat. Oleh karena itu diputuskan untuk mencari alternatif
strategi yang tepat agar perusahaan tetap bertumbuh dan mempertahankan
posisinya yang kuat di pasar.
Penelitian ini mengevaluasi lingkungan internal dan eksternal perusahaan
untuk mencari alternatif strategi bisnis yang sesuai bagi PT. XYZ. Strategi bisnis
tersebut kemudian diturunkan ke dalam strategi fungsional untuk menentukan
prioritasi pengembangan produk baru (NPD). Metode analisis yang digunakan
adalah Internal Factor Evaluations (IFE) Matrix, External Factor Evaluation (EFE)
Matrix, Five Forces Porter, Internal-External (IE) Matrix, Boston Consulting Group
(BCG) Matrix, Quantitative Strategic Planning (QSPM) Matrix dan Analytic
Hierarchy Process (AHP). Penelitian dilakukan menggunakan teknik purposive
sampling dengan memilih panel ahli yang kompeten dari internal dan eksternal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan harus menerapkan strategi
penetrasi pasar, pengembangan pasar dan pengembangan produk. Strategi penetrasi
pasar sesuai diterapkan pada segmen pelanggan keramik ubin, cat dan coating,
kontruksi dan energi. Hal tersebut dapat dilakukan dengan dua pendekatan yaitu (1)
melalui aktifitas promosi dan pemasaran yang gencar dan (2) melalui pendekatan
pengetatan biaya produksi dan administrasi agar perusahaan dapat memiliki posisi
harga yang bersaing dengan kompetitor. Strategi pengembangan pasar sesuai
diterapkan hanya pada segmen pelanggan cat dan coating dengan tingkat
pertumbuhan industri yang sangat tinggi jauh di atas rata-rata pertumbuhan segmen
yang lain. Strategi tersebut dapat dilakukan dengan lebih aktif memanfaatkan
jaringan pemasaran korporat global dan lokal yang tersedia. Strategi pengembangan
produk baru sesuai diterapkan pada segmen pelanggan cat dan coating dan
sanitaryware/tableware dengan memanfaatkan pengalaman pelanggan sebelumnya
yang sangat puas dengan fitur kualitas produk PT. XYZ
Dalam strategi fungsional khususnya pengembangan produk baru, langkah
strategis pertama yang dilakukan adalah memilih prioritas produk baru yang akan
dikembangkan. Dari empat kandidat produk baru yang tersedia, produk A terpilih
sebagai produk dengan prioritas utama, diikuti produk B, produk D dan produk C.
Pengembangan Produk A sebagai prioritas di PT. XYZ tidak serta merta
meninggalkan pengembangan produk B, C dan D. Nilai prioritasi pengembangan
produk baru di atas dapat dijadikan dasar pertimbangan untuk menentukan
distribusi alokasi sumber daya dalam program R&D (investasi tambahan, SDM) maupun waktu pengembangan yang dibutuhkan dalam proses pengembangannya
agar berjalan dengan lebih baik.
Collections
- MT - Business [4063]
