View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Business
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Business
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Formulasi Strategi Pembangkit Listrik Pemerintah Di Jakarta

      Thumbnail
      View/Open
      full text (1.542Mb)
      Date
      2019
      Author
      Rachadian, Febri Muhammad
      Suwarsinah, Heny K.
      Djohar, Setiadi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pemerintah memberikan mandat kepada PLN sebagai BUMN yang berkewajiban menyediakan listrik dari hulu ke hilir. PLN mendirikan PT PJB yaitu salah satu anak perusahaan khusus untuk mengelola dan mengatur pembangkitan energi listrik. PT PJB memiliki salah satu unit pembangkit PT PJB UPMK yang menyokong DKI Jakarta khususnya kawasan VVIP seperti Istana Presiden dan Bandara Soekarno Hatta. PT PJB UPMK ikut berpartisipasi dalam program 35.000 MW melalui pembangunan proyek pembangkitan peaker PLTGU Blok 3 1 x 500 MW. Proyeksi dan tren pasar dari Sistem Jawa Bali menunjukkan penurunan market share PT PJB hingga tahun 2020 yang disebabkan kenaikan market share dari pembangkit swasta. Hal ini akan berdampak pula dengan market share PT PJB UPMK sebagai salah satu unit pembangkit andalan di kawasan VVIP. PT PJB melakukan transformasi korporasi untuk menjawab peluang dan tantangan tersebut dengan penetapan visi dan misi yang baru. PT PJB UPMK pun harus segera merancang formulasi strategi unit bisnis sesuai dengan pendekatan visi dan misi PT PJB yang baru tersebut untuk menghadapi program 35.000 MW. Penelitian ini menggunakan analisis Rantai Nilai untuk mengidentifikasi faktor-faktor strategi internal, sedangkan untuk faktor-faktor strategis eksternal menggunakan analisis PEST. Setelah faktor-faktor internal dan eksternal tersebut teridentifikasi, dilakukan analisis menggunakan matriks IFE dan EFE untuk mengetahui total skor yang didapatkan dari hasil perkalian antara bobot dan rating hasil wawancara dan kuesioner dengan keenam pakar. Hasilnya ialah terdapat lima faktor kekuatan dan dua faktor kelemahan serta lima faktor peluang dan lima faktor ancaman. Selanjutnya dilakukan tahap pencocokan menggunakan matriks IE yang menghasilkan posisi perusahaan di sel IV yang artinya growth strategy dan dikuatkan dengan matriks SWOT yang menghasilkan enam alternatif strategi. Dalam tahap akhir, dilakukan pengambilan keputusan untuk memilih strategi terbaik menggunakan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) dengan hasil STAS tertinggi sebesar 5,894 yaitu strategi meningkatkan kehandalan pengoperasian pembangkit. Implikasi dari penelitian ini lebih menekankan kepada rekomendasi pembuatan program dan action plans yang akan dilakukan PT PJB UPMK sehingga sesuai dengan urutan prioritas strategi dalam penelitian ini. Peneliti merekomendasikan urutan prioritas strategi beserta program besar yang direncanakan setiap tahunnya.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/168043
      Collections
      • MT - Business [4062]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository