Strategi Pengembangan Bisnis Madu Pada Cv Ath-Thoifah Melalui Pendekatan Business Model Canvas
View/ Open
Date
2019Author
Kamila, Rezki
Syarief, Rizal
Saptono, Imam Teguh
Metadata
Show full item recordAbstract
Madu merupakan bahan makanan yang sangat berguna bagi pemeliharaan
kesehatan. Peluang pasar untuk usaha madu masih sangat terbuka lebar, hal ini
diperkuat dengan nilai impor madu Indonesia yang lebih tinggi dibandingkan
dengan nilai ekspor (net importir). CV Ath-Thoifah sebagai salah satu perusahaan
berskala usaha kecil menengah (UKM) yang berfokus pada industri pengolahan
madu yang berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan madu dalam negeri. CV
Ath-Thoifah sebagai perusahaan yang baru masuk pada industri madu menyadari
bahwa diperlukan suatu strategi agar perusahaan dapat terus maju dan berkembang
serta bertahan di industri ini. Perlunya perbaikan dan penyempurnaan model bisnis
pada perusahaan merupakan salah satu langkah strategi yang dapat dikembangkan
oleh perusahaan. Oleh karena itu, perlu dibuat pemetaan model bisnis perusahaan
yaitu dengan menggunakan kanvas model bisnis.
Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi model bisnis pada CV Ath-
Thoifah melalui pendekatan pemetaan kanvas model bisnis, menyusun kanvas
model bisnis perbaikan, menyusun strategi alternatif dan menentukan strategi
prioritas untuk pengembangan bisnis madu CV Ath-Thoifah. Metode yang
digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif dalam bentuk studi kasus.
Penelitian ini menggunakan pendekatan Business Model Canvas (BMC) untuk
memetakan model bisnis organisasi saat ini. Hasil analisis BMC tersebut kemudian
dilanjutkan dengan analisis prioritas pada kesembilan elemen untuk mendapatkan
elemen-elemen prioritas tertinggi menggunakan Importance Performance Analysis
(IPA), sedangkan untuk penentuan prioritas dilakukan dengan Analytical Hierarchy
Process (AHP).
Hasil penelitian menunjukkan sembilan elemen kanvas model bisnis CV Ath-
Thoifah saat ini. Berdasarkan analisis IPA terpilih tiga elemen prioritas yaitu key
activities, key partnership, dan cost structure dan terdapat empat elemen yang
terkena dampak dari pengembangan kanvas model bisnis yaitu customers segments,
customer relationships, channels dan key resources. Key activities, key partnership,
dan cost structure masing-masing dianalisis dengan menggunakan SWOT dan
diperoleh strategi alternatif dengan menggunakan matriks SWOT. Strategi prioritas
dipilih dengan menggunakan metode kombinasi SWOT-AHP. Strategi prioritas
yang dipilih pada elemen key activities yaitu meningkatkan komunikasi kepada
masyarakat mengenai keunggulan madu Ath-Thoifah, mengadakan pelatihan SDM
dengan pihak eksternal secara berkala, serta menerapkan proses produksi sesuai
dengan prinsip Good Manufacturing Practices (GMP) dan mencantumkan
sertifikasi BPOM pada kemasan produk, strategi prioritas pada elemen key
partnership yaitu mengembangkan sistem pemasaran termasuk didalamnya
program promosi dan rekrutmen karyawan baru, pada elemen cost structure strategi
prioritasnya yaitu melakukan efisiensi produksi dan meninjau ulang kesesuaian
harga jual per botol.
Collections
- MT - Business [4063]
