Determinan Kebijakan Dividen Pada Perusahaan Subsektor Batubara Di Bursa Efek Indonesia
View/ Open
Date
2019Author
Kusuma, Pradana Jati
Hartoyo, Sri
Sasongko, Hendro
Metadata
Show full item recordAbstract
Indonesia menjadi salah satu pemasok sumber energi batubara terbesar
kelima di dunia. Saham menjadi salah satu investasi yang cukup menguntungkan,
karena memberikan imbal hasil lebih tinggi dan lebih likuid. Subsektor batubara
memiliki kapitalisasi terbesar pada sektor pertambangan di Bursa Efek Indonesia.
Bisnis dari subsektor ini memiliki risiko jangka panjang dan spesifik. Pelemahan
ekonomi global serta perubahan kebijakan negara besar seperti China dan Amerika,
berdampak pada penurunan berbagai harga komoditas, salah satunya batubara. Isu
dampak buruk batubara bagi lingkungan, serta munculnya energi terbarukan
membuat harga komoditas batubara semakin menurun, khususnya pada tahun 2014
sampai 2016. Kondisi ini menjadi perhatian tentang perubahan kebijakan dividen
pada subsektor batubara. Hal yang menjadi tujuan penelitian ini adalah mengenai
perkembangan bisnis dan kebijakan dividen, serta pengaruh karakteristik
perusahaan dan makroekonomi terhadap kebijakan dividen perusahaan subsektor
batubara.
Model regresi berganda digunakan untuk menganalisis sampel yang terdiri
atas 11 perusahaan subsektor batubara. Periode penelitian dilakukan dari tahun
2013 sampai 2017 dengan studi kasus di Indonesia. Penelitian ini menggunakan
metode deskriptif dan kuantitatif untuk mendeskripsikan suatu fenomena secara
informatif dan menunjukkan hubungan antar fenomena tersebut menggunakan
model matematis. Dividend payout ratio digunakan sebagai proksi kebijakan
dividen. Analisis regresi dilakukan setelah model bebas dari uji asumsi klasik.
Teknik pengolahan data menggunakan data panel dengan software Eviews 9.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa return on assets, firm size, firm age,
exchange rate, oil price berpengaruh secara parsial positif dan signifikan terhadap
dividend payout ratio subsektor batubara. Variabel independen dalam penelitian ini
menjelaskan model sebesar 63.03%, serta berpengaruh simultan terhadap dividend
payout ratio pada subsektor batubara. Perusahaan subsektor batubara selama
periode penelitian relatif sehat. Kondisi makroekonomi akan menjadi serius jika
perusahaan tidak mampu beradaptasi dengan perubahan kondisi ekonomi global.
Perkembangan bisnis pada perusahaan subsektor batubara selama periode
penelitian mengalami kondisi yang baik secara garis besar.
Perusahaan batubara yang notabene berorientasi jangka panjang, perlu lebih
memperhatikan pertumbuhan asetnya. Perusahaan dengan aset yang baik akan
mampu bertahan dalam kondisi makroekonomi yang tidak pasti. Adaptasi yang
cepat dengan perubahan strategi bisnis, akan membantu perusahaan untuk terus
tumbuh. Penerapan hedging akan menjadi salah satu solusi untuk menghindari
risiko kerugian. Penelitian selanjutnya diharapkan menambahkan periode
penelitian dengan data terbaru, karena kondisi subsektor batubara tergolong
bergerak dinamis.
Collections
- MT - Business [4062]
