Strategi Pengembangan Portofolio Bisnis Pt Kawasan Berikat Nusantara (Persero)
View/ Open
Date
2018Author
Iskandar, Dony Ariya
Baga, Lukman M.
Saptono, Imam Teguh
Metadata
Show full item recordAbstract
Guncangan perekonomian global yang telah mengubah landscape dunia
bisnis menuntut PT.KBN (Persero) cepat beradaptasi sehingga mampu bertahan
dan terus berkembang. PT. KBN (Persero) telah berjuang untuk menghadapi
tantangan dunia bisnis dengan melakukan pengelolaan kawasan industri multi
purpose yang terintegrasi seperti pelabuhan, berwawasan lingkungan dan bertaraf
internasional. Dengan usaha tersebut perusahaan seharusnya mampu segera
memperbaiki kondisi bisnisnya. Namun bila dilihat dari kinerja keuangan, dalam
kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir (2012-2016) pendapatan perusahaan
menunjukkan tren penurunan, menjadi peringatan agar perusahaan segera membuat
terobosan dan strategi untuk meningkatkan “gairah” bisnis.
Penelitian ini mempunyai empat tujuan yaitu 1) menganalisis kesenjangan
(gap) kondisi bisnis dengan harapan yang ingin dicapai PT. KBN (Persero), 2)
menganalisis faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi bisnis PT.
KBN (Persero), 3) menganalisis portofolio bisnis PT. KBN (Persero), 4)
merumuskan strategi pengembangan bisnis PT. KBN (Persero). Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif analisis dalam bentuk studi kasus. Jenis data yang
digunakan adalah primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui observasi,
wawancara dan kuesioner. Data sekunder diperoleh dari data internal perusahaan,
data dari internet dan studi pustaka. Analisis yang digunakan pada penelitian ini
adalah teknik analisis kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan konsep-konsep
menajemen strategik. Langkah-langkah yang dilakukan adalah menganalisis
lingkungan internal dan eksternal dengan Internal dan External Evaluation Matrix,
menganalisis posisi perusahaan dengan matriks grand strategy, menganalisis posisi
unit bisnis dengan matriks GE, pengembangan strategi bisnis dilakukan dengan
mengacu pada hasil yang diperoleh dari analisis matriks grand strategy dan matriks
GE, selanjutnya adalah penentuan strategi bisnis.
Berdasarkan analisis Matriks Grand Strategy, hasil Internal dan External
Evaluation Matrix menunjukkan bahwa posisi perusahaan berada pada kuadran I.
Rekomendasi strategi yang diperoleh dari kuadran ini adalah strategi pertumbuhan
(Growth Strategy), dengan implikasi program kerja meliputi pengembangan dan
penetrasi pasar, pengembangan produk, melakukan integrasi horisontal, ke depan,
dan ke belakang. Hasil analisis matriks GE menunjukkan bahwa 4 (empat) unit
bisnis perusahaan berada pada kuadran yang berbeda. Jasa Properti dan Prima
Beton berada pada sel selektif. Sedangkan, unit bisnis pengelolaan air bersih dan
jasa logistik berada pada sel divestasi. Berdasarkan rekomendasi matriks Grand
Strategy, masing-masing unit bisnis sebaiknya meningkatkan kinerjanya dalam
lima tahun mendatang melalui strategi pertumbuhan yang lebih selektif yakni
pengembangan produk dan pasar yang lebih selektif, peningkatan kualitas dan
kuantitas sumber daya manusia, dan melakukan investasi yang diprioritaskan pada
unit bisnis yang memiliki pertumbuhan yang cepat.
Collections
- MT - Business [4063]
