Strategi Optimalisasi Pembiayaan Mikro Untuk Perkembangan Umkm (Kasus Di Kabupaten Bogor)
View/ Open
Date
2018Author
Jasuni, Ana Yuliana
Firdaus, Muhammad
Sanim, Bunasor
Metadata
Show full item recordAbstract
UMKM memiliki banyak peran penting dalam perekonomian suatu negara.
UMKM merupakan tulang punggung sistem ekonomi kerakyatan yang dapat
mengurangi masalah kesenjangan pendapatan, membantu mengentaskan
kemiskinan, menyerap tenaga kerja serta menjadi tempat sumber terciptanya
inovasi. UMKM sudah selayaknya untuk dikembangkan serta diberdayakan.
Strategi dan dukungan dari para stakeholder sangat diperlukan untuk
mengembangkan UMKM.
Hal utama yang dibutuhkan dalam upaya mendorong peningkatan kinerja
UMKM yaitu dukungan dalam hal pendanaan usaha. Di Indonesia sebagian besar
dari pemilik UMKM tidak tercakup dalam jasa perbankan dan pemberian
pinjaman formal, sebagian dari rumah tangga miskin tersebut menggunakan bank
bayangan (shadow bank) yang mengenakan suku bunga yang jauh lebih tinggi.
Hal ini tentu merugikan para pemilik UMKM itu sendiri, oleh karena itu
pembiayaan mikro dari perbankan dan lembaga keuangan mikro dapat menjadi
salah satu kunci pertumbuhan UMKM. Dampak dari pembiayaan mikro harus
dioptimalkan melalui strategi yang tepat dari semua pihak yang terlibat. Melalui
strategi pembiayaan mikro yang tepat, diharapkan UMKM mengalami
perkembangan yang signifikan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang
mempengaruhi akses pembiayaan mikro, dampak dari pembiayaan mikro dan
merumuskan strategi optimalisasi pembiayaan mikro bagi UMKM di Kabupaten
Bogor. Data primer diperoleh dari para pemilik UMKM industri tas dan alas kaki
di Kecamatan Ciampea dan Kecamatan Ciomas melalui wawancara dan
kuesioner. Data tersebut lalu dianalisis dengan menggunakan metode analisis
regresi logistik dan uji peringkat bertanda Wilcoxon menggunakan software
SPSS.
Data primer dari 10 pakar di lembaga keuangan dan kantor pemerintahan
dianalisis dengan menggunakan metode AHP. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa faktor yang mempengaruhi akses pembiayaan mikro adalah keuntungan
bulanan, total aset dan akses simpanan. Pembiayaan mikro berdampak positif
terhadap hampir semua aspek dalam kinerja UMKM. Strategi tepat untuk
mengoptimalisasi pembiayaan mikro adalah pembiayaan pola kemitraan CSR.
Collections
- MT - Business [4062]
