Pengaruh Sikap, Gaya Hidup dan Pengetahuan Terhadap Minat Merawat Hewan Peliharaan Di Jakarta
View/ Open
Date
2018Author
Sajuthi, Tiara Putri
Sumarwan, Ujang
Tinaprilla, Netti
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sikap dan
pengetahuan terhadap minat merawat hewan peliharaan. Serta bagaimana
pengaruh sikap, gaya hidup dan pengetahuan terhadap biaya perawatan hewan
peliharaan di Jakarta. Pengukuran sikap terhadap minat dilakukan dengan
menggunakan Teori Perilaku Terencana (Theory of Planned Behavior) dan
analisis SEM (Structural Equation Modelling). Pengukuran pengetahuan terhadap
minat dilakukan dengan analisis chi square. Pengukuran sikap, gaya hidup dan
pengetahuan terhadap biaya menggunakan analisis regresi dengan SPSS.
Teknik pengumpulan data menggunakan metode survei dan pengambilan
contoh dilakukan pada beberapa klinik hewan di Jakarta. Penelitian dilaksanakan
selama 3 bulan, yaitu pada bulan Juli – September 2017. Jumlah sample yang
diperoleh pada penelitian ini berjumlah 178 responden yang dipilih dengan
metode convenience sampling menggunakan kuesioner dan wawancara langsung.
Data yang dikumpulkan meliputi data identitas konsumen, yang meliputi
demografi, jenis kelamin, status pernikahan, suku/etnis, usia, status pendidikan,
jenis pekerjaan dan besarnya pengeluaran. Data lain yang dikumpulkan meliputi
alasan memelihara hewan peliharaan, jenis hewan yang dipelihara, jumlah hewan
yang dipelihara, pengetahuan konsumen mengenai perawatan hewan peliharaan
dan biaya yang dikeluarkan untuk perawatan si hewan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa responden yang memiliki hewan
peliharaan di Jakarta, paling banyak terdapat diwilayah Jakarta Utara. Pemilik
hewan rata-rata adalah wanita, yang memiliki status menikah, berasal dari etnis
chinese dan berusia 25 – 35 tahun. Status pendidikan adalah sarjana (S1), dan
mempunyai pekerjaan sebagai wirausaha, dengan pengeluaran perbulan sebesar 5
– 10 juta. Rata-rata biaya perawatan yang dikeluarkan untuk merawat satu ekor
anjing membutuhkan biaya lebih dari Rp 10 Juta per tahunnya, sedangkan untuk
merawat satu ekor kucing membutuhkan biaya hampir Rp 5 Juta per tahunnya.
Berdasarkan analsis SEM terhadap minat merawat hewan peliharaan
menunjukkan bahwa hubungan antara ATB (Attitude Toward Behavior) dan PBC
(Perceived Behavioral Control) dengan minat (Intention) adalah signifikan,
sedangkan hubungan antara SN (Subjectif Norm) dengan minat (Intention) adalah
tidak signifikan. Hasil analisis chi-square antara pengetahuan pemilik dengan
minat dapat dilihat bahwa nilai Asymp sig (0.542) > alpha 0.05, maka H0 diterima,
artinya tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dengan minat untuk
memelihara hewan peliharaan.
Pengukuran sikap, gaya hidup dan pengetahuan dengan analisis regresi
berganda menggunakan SPSS menunjukkan hasil bahwa sikap dan gaya hidup
mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap biaya, sedangkan pengetahuan
tidak berpengaruh signifkan terhadap biaya.
Collections
- MT - Business [4063]
