Analisis Kinerja Portofolio dan Peramalan Harga Reksadana Etf (Exchange Traded Fund) Indonesia
View/ Open
Date
2018Author
Razzaq, Ichsanul
Siregar, Hermanto
Aviliani
Metadata
Show full item recordAbstract
Pertumbuhan Reksadana ETF Indonesia sangat signifikan jika dilihat dari
pertumbuhan total dana kelolaan NAB-nya. Tercatat pertumbuhan total nilai NAB
reksadana ETF dari tahun 2011 hingga 2016 sebesar 286%. Pertumbuhan nilai
NAB yang sangat signifikan belum tentu sejalan dengan kinerja reksadana ETF itu
sendiri. Disamping itu, industri reksadana ETF di Indonesia masih dalam tahap
awal perkembangan sehingga informasi mengenai instrumen investasi ini dan
informasi mengenai perolehan kinerjanya belum banyak diketahui masyarakat
Indonesia secara luas dan masih minim publikasi. Penelitian ini bertujuan untuk
melakukan evaluasi kinerja dan peramalan harga reksadana ETF Indonesia sebagai
bentuk upaya dalam memperoleh data dan informasi untuk membantu para investor
dalam pengambilan keputusan investasi.
Sampel penelitian adalah reksadana ETF Indonesia yang telah aktif
diperdagangkan dan diperjualbelikan di lantai Bursa Efek mulai dari periode
Febrari 2014 hingga Juli 2017 yaitu reksadana ETF IDX30, reksadana ETF JII,
reksadana ETF LQ45 dan reksadana ETF Indonesia Consumer. Penelitian ini
menggunakan pendekatan metode analisis deskriptif kuantitatif, dimana dilakukan
penelitian terhadap kinerja dan peramalan harga reksadana ETF untuk
menggambarkan performance reksadana ETF Indonesia secara keseluruhan.
Penelitian ini menggunakan dua metode penelitian, yaitu metode risk-adjusted
performance (Sharpe ratio, Treynor ratio, Jensen’s Alpha ratio) dan metode
peramalan Box-Jenkins. Alat bantu analisis yang dipergunakan adalah E-views 9
dengan model persamaan ARIMA.
Hasil menunjukkan kinerja reksadana ETF memiliki kinerja yang baik.
Terlihat dari nilai NAB untuk setiap reksadana ETF mengalami kenaikan dan
tingkat return yang dihasilkan cenderung positif dan berfluktuasi. Penilaian kinerja
reksadana ETF dengan metode risk-adjusted performance, menunujukkan
keseluruhan perhitungan untuk setiap reksadana ETF memiliki kinerja yang
outperformed jika dibandingkan dengan kinerja setiap indeks acuannya. Hasil
penelitian juga menunjukkan bahwa model peramalan dengan model ARIMA
(0,1,1) merupakan model terbaik dalam melakukan peramalan harga untuk
reksadana premier ETF IDX30, reksadana syariah premier ETF JII, reksadana
premier ETF LQ45 dan model ARIMA MA(1)MA(4) untuk reksadana premier
ETF Indonesia Consumer. Hal tersebut juga didukung dengan analisis akurasi arah
pergerakan harga dugaan terhadap harga aktual reksadana ETF yang memiliki nilai
rata-rata diatas 80%. Hal tersebut menandakan bahwa proses peramalan harga
dugaan reksadana ETF yang dilakukan telah mampu membaca secara baik
pergerakan dari harga aktual reksadana ETF sebenarnya.
Collections
- MT - Business [4062]
