Pengaruh Awareness dan Attitute Konsumen Terhadap Perilaku Penggunaan Pembiayaan Modal Kerja Perbankan Syariah Di Kota Bogor
View/ Open
Date
2018Author
Yasmin, Seshdi
Hafidhuddin, Didin
Najib, Mukhamad
Metadata
Show full item recordAbstract
Tingginya Index Gini Indonesia menunjukkan bahwa pertumbuhan
ekonomi tidak disertai dengan pemerataan ekonomi. Ketimpangan pendapatan ini
terjadi di seluruh provinsi di Indonesia sejak tahun 2009 sampai 2014, termasuk di
kota Bogor. Praktik pembebanan bunga yang diterapkan saat ini pada sistem
perbankan konvensional menguatkan kecenderungan harta kekayaan terakumulasi
di tangan segelintir orang. Ekonomi syariah memiliki solusi terhadap permasalahan
disparitas yang ditimbulkan sistem ribawi ekonomi konvensional, antara lain
pengharaman riba dan penggunaan akad-akad modal kerja berbasis bagi hasil untuk
sektor produktif. Dengan menerapkan instrumen-instrumen sesuai syariah tersebut,
perbankan syariah diharapkan dapat berkontribusi terhadap pendistribusian
kekayaan, pengentasan kemiskinan, dan pensejahteraan umat. Namun, keunggulan
bank syariah tersebut belum berdampak terhadap peningkatan pangsa pasar
perbankan syariah di Indonesia.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui awareness dan attitudes
konsumen Muslim bank syariah di kota Bogor terhadap praktik perbankan syariah
serta pembiayaan modal kerja bank syariah berbasis bagi hasil yang dapat menjadi
faktor signifikan terhadap pertumbuhan pangsa pasar perbankan syariah, dan pada
akhirnya menurunkan angka kemiskinan dan ketimpangan pendapatan di Indonesia.
Model konseptual dalam penelitian ini dikembangkan berdasarkan teori hierarki
efek AIDA dan theory of planned behaviour (TPB). Penelitian ini menggunakan
structural equation modelling (SEM) untuk mengukur hubungan antar empat
variabel laten, yaitu demografi, awareness, attitude dan action, serta hubungan
antara variabel laten tersebut dengan variabel indikatornya. Model SEM pada
penelitian ini diolah menggunakan software LISREL. Pengumpulan data primer
dilakukan melalui pengisian kuesioner secara self-administered terhadap 125
nasabah Muslim bank syariah di kota Bogor yang memiliki usaha. Teknik
pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah non-probability snowball
sampling dengan cara convenience sampling. Model penelitian memiliki fit yang
baik sesuai dengan kriteria kebaikan model yang ditetapkan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa awareness yang dimiliki konsumen di kota Bogor
berpengaruh secara signifikan terhadap attitude konsumen dan terhadap perilaku
penggunaan pembiayaan modal kerja perbankan syariah pada tingkat kepercayaan
90 persen.
Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa konsumen memiliki attitude yang
positif terhadap pembiayaan modal kerja bank syariah. Namun, attitude yang
dimiliki konsumen tidak berpengaruh secara signifikan terhadap penggunaan
pembiayaan modal kerja bank syariah. Perbedaan utama antara bank syariah dengan
bank konvesional yang diketahui responden terletak pada akad-akad yang
digunakan pada transaksi perbankan syariah. Salah satu langkah yang dapat
dilakukan untuk meningkatkan pangsa pasar perbankan syariah, dan pada akhirnya
mengurangi ketimpangan antara kelompok kaya dan lainnya adalah dengan cara
meningkatkan awareness dan atittude konsumen terhadap praktik perbankan
syariah dan pembiayaan modal kerja bank syariah. Langkah ini harus diawali
dengan perubahan paradigma berpikir secara simultan dari masing-masing pihak,
yaitu masyarakat Muslim, perbankan syariah, dan regulator. Paradigma berpikir
yang perlu diubah adalah memposisikan perbankan syariah sebagai gaya hidup
masyarakat Muslim, dengan menjalankan aktivitas keuangan berlandaskan hukum
Islam, dan bukan sebagai produk substitusi bank konvensional.
Collections
- MT - Business [4063]
