Permodelan Dinamik dan Peramalan Tarif Angkutan Curah Kering
View/ Open
Date
2018Author
Ferdiansyah, Anton
Adrianto, Luky
Sartono, Bagus
Metadata
Show full item recordAbstract
Pasar Tarif Pelayaran Curah Kering dikenal sebagai pasar yang berisiko
tinggi dan bervolatilitas. Hal ini dikarenakan banyaknya ketidakpastian yang
mempengaruhinya, mulai dari kondisi ekonomi dunia, guncangan politik,
teknologi, hingga sensitivitas sentimen pasar. Oleh karena itu banyak akademisi
yang memberikan perhatian dan berusaha untuk memahami fenomena ini. Banyak
kajian yang ditulis dan salah satu nya adalah mengenai hubungan peramalan
sebagai alat yang bisa mengurangi risiko ketidakpastian. Oleh karena itu makalah
ini mencoba untuk meramalkan indeks tarif angkutan pelayaran curah kering (BDI)
dengan menggunakan pemodelan sistem dinamik, melalui penelitian pada pasar
tarif angkutan curah kering selama periode 1991 sampai 2016.
Penelitian ini diawali dengan menjelaskan karakteristik dan gambaran
umum dari pasar tarif curah kering dan faktor penentu yang mempengaruhi
permintaan dan penawaran pasar juga diidentifikasi dan dianalisa. Variabel yang
signifikan diperoleh melalui tinjauan literatur, dan juga beberapa model ekonomi
dari penelitian terdahulu juga dipelajari, sehingga berdasarkan pada hal-hal tersebut
pondasi dari permodelan sistem dinamik dapat dilakukan. Indikator ekonomi yang
ditunjukkan oleh GDP dunia digunakan untuk memprediksi volume perdagangan
curah kering melalui laut, bersama rerata jarak, kedua variable tersebut terpilih
sebagai faktor penentu dari dari sisi permintaan. Sementara armada kapal curah
kering dan harga bahan bakar dijadikan faktor penentu dari sisi penawaran. Regresi
Linier, analisis deret waktu dan model dinamik permintaan/penawaran dibahas
untuk mengidentifikasi metode yang tepat untuk meramalkan tingkat harga di pasar
tarif. Setelah model dinamik diuji validitasnya, dua skenario disimulasikan pada
model guna meramalkan tingkat BDI dari tahun 2017 sampai 2020.
Penelitian ini menunjukkan dari simulasi di atas bahwa pertumbuhan
armada kapal merupakan faktor utama yang mempengaruhi BDI, dan kondisi BDI
saat ini akan sulit naik dari level rendahnya jika ada tidak ada usaha dari para
pemilik kapal untuk mengurangi jumlah armada yang ada di pasaran
Collections
- MT - Business [4062]
