Desain Prototipe Sistem Traceability Berbasis Teknologi Informasi Pada Rantai Pasok Gula Kelapa
View/ Open
Date
2018Author
Rizqya, Elgy Muhammad
Seminar, Kudang Boro
Buono, Agus
Metadata
Show full item recordAbstract
Tanaman kelapa merupakan tanaman yang hanya dapat tumbuh dan
berproduksi tinggi di daerah beriklim tropis, oleh karena itu produsen terbesar
komoditas kelapa yang terletak di kawasan Asia Pasifik. Tanaman kelapa memiliki
peran penting dalam perekonomian nasional Indonesia karena Indonesia
merupakan produsen terbesar kedua komoditas kelapa di dunia, dengan pangsa
pasar 18% dari seluruh komoditas kelapa yang diperdagangkan di dunia.
Implementasi dari peraturan internasional mengenai traceability bahan pangan
mendorong perusahaan untuk beradaptasi mengikuti peraturan yang ditetapkan.
Konsumen juga dianggap berhak menerima produk seperti aman dan sesuai dengan
kualitas yang dijanjikan.
Sistem traceability merupakan salah satu alat untuk menjamin kualitas dan
keamanan sebuah produk. Perkembangan teknologi dan sistem informasi menjadi
salah satu faktor yang mendukung pengembangan sistem traceability berdasarkan
teknologi informasi, namun masih banyak juga perusahaan belum menyadari
pentingnya teknologi informasi untuk pengembangan perusahaan itu sendiri. oleh
karena itu sistem traceability pada rantai pasok gula kelapa di Indonesia masih
bersifat manual. Salah satu pengembangan sistem traceability yang telah ada di
dunia yaitu dengan memanfaatkan barcode dan Radio Frequency Identification
(RFID) untuk dapat menyimpan dan membaca data produk dengan baik.
Penelititan ini bertujuan untuk untuk merancang prototipe sistem traceability
menggunakan pendekatan System Development Life Cycle (SDLC). Berdasarkan
pendekatan SDLC penelitian ini melalui tahap identifikasi, investigasi sistem,
analisis sistem, desain sistem, pembuatan prototipe, pengujian dan pemeliharaan,
serta implementasi dan evaluasi. Penelitian ini difokuskan untuk menganalisis
kebutuhan sistem informasi dalam pengumpulan, penyimpanan dan pertukaran data
digital. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaku yang terlibat dalam rantai
pasok gula kelapa adalah petani, pengumpul, pengolah, pengirim dan retail.
Pengembangan prototipe sistem traceability dilakukan agar setiap aktor dan
konsumen akhir dapat melakukan penelusuran produk.
Collections
- MT - Business [4063]
