Analisis Model Bisnis Rumah Potong Unggas (Rpu) Pt Matahari Abadi Panganindo
View/ Open
Date
2018Author
Jumino, Tri Kisowo
Daryanto, Arief
Satria, Arif
Metadata
Show full item recordAbstract
Perencanaan bisnis model merupakan salah satu faktor penentu
produktivitas efisiensi dan profitabilitas bisnis Rumah Potong Unggas (RPU).
Faktor penjualan, produksi, distribusi, administrasi, suplai bahan baku dan
infrastruktur merupakan elemen-elemen yang berperan dalam aktifitas
operasional. Keselarasan semua elemen tersebut menentukan keberhasilan bisnis
RPU. Ketidakselarasan antar lini akan membuat RPU menjadi tidak efisien,
sehingga diperlukan suatu penelitian perencanaan bisnis model yang mampu
menggambarkan suatu operasional yang selaras untuk mencapai efisiensi
perusahaan.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu memberikan
gambaran atas suatu peristiwa atau gejala di suatu tempat tertentu dengan
menggunakan 9 elemen Bisnis Model Canvas (BMC) di RPU PT Matahari Abadi
Panganindo (RPU MAPAN). Analisa dilakukan dengan mengamati lingkungan
internal dan lingkungan eksternal. Dari hasil faktor analisa eksternal-internal,
selanjutnya dilakukan analisis dengan menggunakan metode analisa SWOT
(Strength, weakness, opportunity, threat) terhadap 9 elemen BMC dan dilakukan
analisa QSPM (quantitative stratagic planning matrix) untuk menentukan
prioritas strategi. Setelah perumusan strategi, dibuat BMC baru untuk
diimplementasikan pada perusahaan.
Dari hasil analisis IFE didapatkan nilai sebesar 3.050 dan EFE didapatkan
nilai sebesar 3.280, hasil ini menunjukkan bahwa RPU MAPAN berada pada
kuadran II, yaitu posisi perusahaan yang tumbuh dan membangun. Implementasi
strategi yang dapat diterapkan adalah strategi intensif dan strategi integratif. Dari
hasil QSPM menunjukkan bahwa strategi pada elemen key resources (rataan total
atraktif skor 5.83) dan customer segments (rataan total atraktif skor 5.71)
merupakan faktor yang dominan. Strategi integratif ke depan yang dapat
diterapkan adalah membangun rantai distribusi retail yang terintegrasi dan
memperkuat industri pengolahan terintegrasi yang telah ada saat ini. Strategi
integratif ke belakang dapat dilakukan seperti, membangun kerjasama maklon
dengan tempat pemotongan unggas lain dan membangun peternakan ayam broiler.
Strategi intensif yang dapat dilakukan adalah pengembangan pasar,
pengembangan produk, pembangunan RPU baru berkapasitas besar dan modern,
peningkatan kapasitas produksi dan penyimpanan produk beku, serta
pengembangan sumber daya manusia.
Collections
- MT - Business [4063]
