View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Business
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Business
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Strategi Pengembangan Model Bisnis Klaster Industri Produk Olahan Susu Sapi Cipangeran

      Thumbnail
      View/Open
      full text (2.145Mb)
      Date
      2017
      Author
      Lukman, Nyayu Rizkita Novelia Mahgalena
      Syarief, Rizal
      Suparno, Ono
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Klaster Industri Produk Olahan Susu Cipageran adalah salah satu klaster yang terletak di Kota Cimahi. BPPT bekerjasama dengan Pemerintah daerah kota Cimahi bersama-sama mewujudkan Cimahi Technopark yang diprakarsai oleh pemerintahan Jokowi dengan program nasional Nawacita no.6 yang berisi meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing dipasar internasional. Kota Cimahi dalam konsep Cimahi Technopark memiliki empat klaster industri potensial yang bisa dikembangkan diantaranya: klaster industri tekstil dan produk tekstil, klaster industri makanan dan minuman, klaster industri kerajinan dan klaster industri telematika (IT dan animasi). Penelitian ini membatasi pada klaster industri olahan susu dengan Sentra Susu Cipageran sebagai Local Champion di Klaster Produk Olahan Susu Sapi Cipageran. Sentra Susu Cipageran merupakan sebuah organisasi gabungan dari beberapa kelompok yang bergerak dibidang peternakan, yang terdiri dari kelompok peternak sapi perah dan kelompok pengolah susu dengan tujuan utama memberi keuntungan dan kesejahteraan bagi anggotanya. Sentra Susu Cipageran juga merupakan pusatnya produk olahan susu baik pangan maupun kosmetik yang diolah secara rumahan dengan bahan-bahan alami. Lokasi Cipageran terletak pada sebuah kawasan potensial dengan pengintegrasian rantai nilai bahan baku susu segar dihulu dan produk- produk olahan susu di hilir yang dikerjakan oleh masyarakat lokal. Didalam menjalankan tujuannya organisasi belum mampu menjalankan model bisnis dengan efektif sehingga diperlukan strategi-strategi baru untuk memperbaiki model bisnisnya. Klaster Industri Produk Olahan Susu Sapi Cipageran pada Sentra Susu Cipageran perlu merancang prototipe model bisnis baru sebagai strategi pengembangan bisnis di masa mendatang. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan kondisi awal model bisnis klaster industri produk olahan susu sapi Cipageran; (2) mengidentifikasikan faktor-faktor internal dan eksternal; (3) merumuskan strategi pengembangan dan perbaikan pada klaster industri produk olahan susu sapi Cipageran; (4) merancang prototipe model bisnis baru yang tepat untuk digunakan dalam pengembangan klaster industri olahan susu dimasa mendatang. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan kombinasi pendekatan Business Model Canvas (BMC) dengan matriks SWOT (Strenghts, Weaknesses, Opportunities and Threats) dalam merumuskan strategi perbaikan dan pengembangan bisnis sedangkan untuk menciptakan prototipe model bisnis baru menggunakan kombinasi antara BMC dan kerangka kerja empat tindakan pada blue ocean strategy. Hasil identifikasi sembilan unsur business model canvas pada klaster industri produk olahan susu Cipageran saat ini dilakukan melalui observasi dan focus group discussion terhadap narasumber internal dan para pelaku bisnis yang tergabung dalam klaster industri produk olahan susu Cipageran. Hasil penelitian menunjukan perlu adanya perbaikan terhadap setiap unsur-unsur pada model bisnis klaster industri olahan susu Cipageran, Strategi perbaikan tersebut meliputi: (1) Mengembangkan infrastruktur dan jaringan teknologi informasi; (2) mengembangkan SDM dari kelompok pengolah dan peternak sapi; (3) mengembangkan budaya inovasi dengan memanfaatkan hubungan kemitraan yang kuat, jiwa dan mental wirausaha yang tinggi dan mutu yang baik sesuai SOP yang berlaku; (4) meningkatkan nilai ekonomi pada klaster industri olahan susu sapi dalam hal kemampuan leadership dan pembuatan legalisasi kontrak antara pengolah, peternak dan konsumen. Tahapan berikutnya setelah strategi perbaikan pengembangan model bisnisnya dilanjutkan dengan perancangan 2 (dua) prototipe model bisnis. Berdasarkan hasil pemetaan melalui kegiatan SWOT (Strengths, Weakness, Oppertunities and Threats) ide inovasi pada prototipe model satu berfokus pada penawaran value propositions baru dan menawarkan Kawasan Edufarm untuk Customer Experience sedangkan pada protototipe model dua fokus pada penawaran value propositions, customer relationships, key resources dan revenue streams dengan membentuk Koperasi Susu Cipageran agar mampu mendukung peningkatan usahanya dan mengembangkan sistem yang terintegrasi antara peternak dan pengolah susu dan mengembangkan unit-unit organisasi didalamnya.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167851
      Collections
      • MT - Business [4063]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository