View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Business
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Business
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Strategi Peningkatan Nilai Tambah Perdagangan Kayu Di Indonesia

      Thumbnail
      View/Open
      full text (1.766Mb)
      Date
      2018
      Author
      Lantera, Kara Gus
      Nurrochmat, Dodik Ridho
      Bakhtiar, Toni
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Hutan berkontribusi besar dalam pembangunan nasional dan memberikan manfaat nyata bagi bangsa Indonesia. Manfaat tersebut antara lain adalah manfaat lingkungan, ekonomi dan sosial budaya yang dapat dioptimalkan. Guna meningkatkan manfaat hutan di bidang ekonomi, maka dilakukanlah perdagangan kayu di Indonesia. Pada tahun 1985 pemerintah memberlakukan secara total pelarangan ekspor kayu log yang bertujuan mencegah illegal loging, semenjak saat itu mulailah muncul berbagai jenis olahan hasil hutan kayu berupa sawn timber (kayu gergajian), plywood (kayu lapis), particle board dan furniture yang berasal dari kelas kayu rimba campuran, meranti dan mewah. Pemerintah menerbitkan SKB Menteri Kehutanan Nomor 1132/ Kpt-II/ 2001 dan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor 192/ MPP/ Kep/ 10/ 2001 yang melarang ekspor log dan sawn timber. PDB sektor kehutanan dari tahun 2006 hingga 2015 cenderung terus turun. Sedangkan diketahui bahwa bahan baku hasil hutan kayu cukup besar. Perdagangan kayu di Indonesia dapat dimaksimalkan potensinya dengan cara memilih produk hasil hutan yang tepat, di mana produk tersebut memiliki nilai jual yang tinggi. Dengan memilih produk yang memiliki nilai tertinggi maka diharapkan mampu meningkatkan nilai penjualan hasil hutan kayu terutama di luar negeri, tentu saja dengan memperhatikan kebijakan-kebijakan tertentu serta mempetimbangkan jumlah permintaan produk hasil hutan kayu baik di dalam maupun luar negeri. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui marjin pemasaran dan marjin keuntungan tertinggi dari produk hasil hutan kayu serta pertimbangan pemberian izin ekspor terhadap log dan sawn timber agar dapat dilakukan peningkatan nilai tambah yang tepat dalam perdagangan kayu di Indonesia. Didapatkan hasil berdasarkan analisis marjin pemasaran dan marjin keuntungan bahwa kelas kayu rimba campuran sebaiknya dijual dalam bentuk plywood, kelas kayu meranti dijual dalam bentuk sawn timber dan diberikan pertimbangan izin ekspor, serta kelas kayu mewah dijual dalam bentuk furniture
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167846
      Collections
      • MT - Business [4063]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository