Analisis Strategi dan Daya Saing Perkebunan Tebu (Studi Kasus Ptpn X Surabaya)
View/ Open
Date
2018Author
Ayu, Kahiyang
Daryanto, Arief
Sasongko, Hendro
Metadata
Show full item recordAbstract
Kebutuhan gula di Indonesia dari tahun ke tahun tidak diimbangi dengan
peningkatan produksi gula di Indonesia. Sampai saat ini kondisi industri gula di
Indonesia masih memprihatinkan apabila ditinjau dari aspek produktivitas,
perkembangan areal maupun hubungan sosial yang ada sehingga pemerintah masih
melakukan impor gula untuk memenuhi kebutuhan gula di Indonesia. Dalam upaya
mengurangi impor gula, PTPN X berupaya untuk memperbaiki strategi dan
meningkatkan kinerja dan daya saing perusahaan. Beberapa langkah strategi
diantaranya menjaga pasokan tebu agar bahan baku produksi tetap tersedia secara
berkelanjutan dan melakukan revitalisasi. Penelitian ini berteujuan untuk
menganalisis posisi PTPN X dalam peta industri gula di Indonesia dan menentukan
prioritas strategi bisnis yang dapat diimplementasikan oleh PTPN X.
Penelitian dilakukan di PT Perkebunan Nusantara X Surabaya. Data primer
diperoleh dari hasil diskusi tujuh responden ahli, sedangkan data sekunder
diperoleh dari arsip perusahaan, literatur, serta referensi dari dalam dan luar
organisasi. Pendekatan penelitian dilakukan secara deskriptif melalui studi kasus.
Teknik pengumpulan data dan informasi dilakukan dengan cara observasi,
wawancara, dan pengisian kuesioner. Metode analisis data yang digunakan meliputi
analisis deskriptif, analisis SWOT, dan Analitycal Hierarchy Process (AHP).
Berdasarkan penelitian yang dilakukan maka dapat diketahui bahwa strategi
dipengaruhi oleh faktor kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Yang menjadi
fokus utama PT Perkebunan Nusantara X untuk meningkatkan kapasitas produksi
dengan cara meningkatkan kerjasama dengan petani tebu melalui program
agroindustri berbasis tebu. Selain itu, sejak tahun 2012 PTPN X melakukan
revitalisasi perusahaan secara bertahap dengan cara mengganti mesin produksi yang
lama menjadi baru. Melakukan diversifikasi produk berbasis tebu juga menjadi
fokus utama dari PT Perkebunan Nusantara X sebagai nilai tambah perusahaan.
Penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan untuk memberikan strategi
bisnis daya saing perusahaan perkebunan di Indonesia. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa PTPN X berada pada posisi melakukan ekspansi bisnis dengan
melakukan revitalisasi dan diversifikasi secara bertahap. Prioritas strategi yang
dapat dilakukan PTPN X adalah meningkatkan kerjasama dengan petani dengan
program agroindustri berbasis tebu, meningkatkan hasil produksi gula dengan
perluasan lahan dan revitalisasi, melakukan diversifikasi produk berbasis tebu,
mengganti mesin produksi. Implikasi manajerial hasl penelitian merekomendasikan
untuk meningkatkan kerjasama dengan petani dengan program agroindustri
berbasis tebu.
Collections
- MT - Business [4062]
