Strategi Internasionalisasi Perusahaan Konsultan Enjiniring Di Indonesia Studi Kasus Pt.Tripatra Engineering
View/ Open
Date
2018Author
Hutabarat, Andro Maruli Pandapotan
Daryanto, Arief
Maulana, Agus
Metadata
Show full item recordAbstract
Internasionalisasi sebagai dampak globalisasi adalah proses perusahaan
bergerak dan melakukan kegiatan usaha di luar batas negara. Internasionalisasi
selain menciptakan peluang usaha baru juga memunculkan tantangan. Untuk
dapat melakukan internasionalisasi dengan baik perusahaan harus memilih strategi
pengembangan usaha dan moda masuk pasar yang tepat.
Jatuhnya harga minyak dunia sejak tahun 2012 memukul industri minyak
dan gas yang memicu perubahan besar dalam proses bisnis serta pengurangan
belanja modal. Menurunnya rencana pengembangan baru secara otomatis
berdampak pada turunnya permintaan jasa enjiniring. Kondisi ini juga dirasakan
industri minyak dan gas Indonesia dan pasar jasa enjiniring sebagai salah satu
industri pendukungnya. PT. Tripatra Engineering sebagai pemimpin pasar
domestik jasa enjiniring minyak dan gas dalam lima tahun terakhir juga terkena
dampak penurunan pasar dimana tingkat pendapatan perusahaan turut menurun
secara signifikan. Namun, pergeseran global dalam pemanfaatan energi gas dan
peningkatan harga minyak memberikan harapan cerah kepada industri. Papua
Nugini sebagai salah satu negara eksportir terbesar minyak dan gas di Asia Pasifik
memulai rencana pengembangan besar terhadap lapangan minyak dan gas yang
dimilikinya, demikian halnya dengan perkembangan pasar di Houston sebagai
ibukota industri minyak dan gas dunia. Kondisi ini membuka peluang besar bagi
perusahaan mancanegara untuk memasuki pasar Papua Nugini dan Houston.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis seberapa besar pasar Papua
Nugini dan Houston, (2) menganalisis faktor – faktor yang mempengaruhi
pemilihan moda masuk pasar dan (3) menganalisis dan merumuskan moda masuk
yang tepat untuk memasuki pasar Papua Nugini dan Houston. Data primer
penelitian ini didapatkan dari hasil kuesioner dan wawancara dengan responden
yang merupakan pihak – pihak terkait baik internal dan eksternal. Sementara data
sekunder didapatkan dari hasil studi literatur, laporan, jurnal dan publikasi.
Hasil penelitian dan analisis data mengindentifikasi faktor – faktor internal
perusahaan berupa kekuatan dan kelemahan serta faktor – faktor eksternal berupa
peluang dan ancaman. Hasil matriks internal eksternal terhadap PT. Tripatra
Engineering menempatkan perusahaan pada posisi kuadaran II yaitu tumbuh dan
berkembang dimana beberapa pilihan strategi pengembangan antara lain
melakukan pengembangan pasar, penetrasi pasar dan pengembangan produk.
Analisis matriks SWOT menghasilkan empat alternatif strategi dan berdasarkan
analisis QSPM memberikan prioritas pertama kepada strategi SO (strengthopportunities) yaitu memasuki pasar internasional Papua Nugini dan Houston
yang berkembang dimana regular klien beroperasi dengan membentuk kerja sama
dengan partner lokal dan internasional serta memanfaatkan tenaga ahli enjiniring
Indonesia untuk menekan biaya produksi
Collections
- MT - Business [4063]
