Analisis Investasi Pengembangan Energi Alternatif Untuk Menurunkan Biaya Energi Di Pt Xyz
Abstract
Dalam perusahaan manufaktur, managemen dituntut untuk mencari sumber
energi alternatif agar harga jual produk yang dihasilkan menjadi lebih murah.
Energi alternatif yang dimaksud adalah sumber energi lain selain minyak dan gas
yang dipergunakan sebagai bahan bakar untuk mesin pembangkit uap. Energi
alternatif yang banyak dipergunakan untuk sumber energi mesin boiler adalah
batu bara. Akan tetapi penggunaan batu bara sebagai sumber bahan bakar tidak
diijinkan dipergunakan di lingkungan PT XYZ oleh dinas lingkungan hidup
setempat karena lokasi perusahaan yang berdekatan dengan pemukiman padat
penduduk. Bahan bakar alternatif lain yang dapat dipergunakan sebagai bahan
bakar mesin pembangkit uap atau boiler adalah cangkang sawit. Cangkang sawit
mulai dipergunakan sebagai bahan bakar boiler karena nilai kalorinya yang lebih
tinggi dari bahan bakar alternatif lainnya dan ketersediaanya yang sangat
melimpah. Nilai gross calorie value cangkang sawit ketika dilakukan pengujian di
laboratorium terakreditasi adalah 4846 kcal/kg.
Untuk dapat mempergunakan cangkang sawit, perusahaan harus melakukan
investasi pembelian mesin dengan bahan bakar alternatif. Mesin dengan bahan
bakar alternatif juga memerlukan lahan yang lebih luas jika dibandingkan dengan
mesin dengan bahan bakar minyak atau gas. Mesin dengan bahan bakar minyak
atau gas memerlukan total investasi awal sebesar Rp 2,654,404,500,00 sedang
mesin dengan bahan bakar alternatif memerlukan investasi sebesar Rp
4,963,520,000,00. Biaya konsumsi bahan bakar perjam mesin boiler kapasitas 5
ton per jam dengan bahan bakar gas adalah Rp 1,722,838.00 sedangkan biaya
konsumsi bahan bakar alternatif dengan kapasitas 5 ton per jam adalah Rp
938,060,00. Dengan adanya penghematan yang diperoleh dengan penggantian
bahan bakar tersebut maka dapat di analisis apakah investasi ini layak untuk
lanjutkan atau tidak. Investasi mesin boiler dengan bahan bakar alternatif
menghasilkan NPV yang bernilai positif yaitu Rp 6,139,834,073.00. Internal rate
of return dari investasi ini adalah 49.03 persen dan payback period nya adalah 2.1
tahun. Dengan hasil analisis tersebut maka investasi layak dilanjutkan karena
NPV bernilai posistif, IRR lebih tinggi dari nilai bunga pinjaman bank, dan
payback period yang lebih rendah dari batas pengembalian investasi yang
ditetapkan oleh PT XYZ.
Setelah dilakukan analisis dengan analisis sensitivitas, investasi ini juga
memiliki batasan - batasan diantaranya adalah harga bahan bakar maksimal yang
diperbolehkan sebesar Rp 1,130.81, penurunan produksi selama 5 tahun ke depan
tidak melebihi dari 44.7 persen, harga bahan bakar gas tidak lebih rendah dari 6
dolar amerika per MMBTU, dan kurs dolar amerika tidak lebih rendah dari Rp
10,316.00 per dolar amerika. Jika batasan batasan tersebut terlampaui, maka
investasi pengadaan mesin boiler dengan bahan bakar alternatif menjadi tidak
layak.
Collections
- MT - Business [4063]
