Analisis Model Bisnis Ekowisata Taman Pesisir Penyu Pantai Pangumbahan, Kabupaten Sukabumi
View/ Open
Date
2017Author
Ermawan, Rifian Wilyadrin
Hasbullah, Rokhani
Baga, Lukman M.
Metadata
Show full item recordAbstract
Kebijakan pemerintah dengan membentuk Kawasan Konservasi Perairan
adalah salah satu cara melestarikan sumber daya ikan yang ada di Indonesia. Salah
satu wilayah yang telah melakukan pembentukan Kawasan Konservasi Perairan
ialah Kabupaten Sukabumi. Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi mengelola
beberapa lokasi di wilayahnya yang memiliki potensi penyu bertelur. Pantai
Pangumbahan adalah salah satu lokasi di Kecamatan Ciemas, Kabupaten
Sukabumi yang memiliki potensi penyu bertelur dan dibentuk menjadi Kawasan
Konservasi Penyu Pantai Pangumbahan dengan status “Taman Pesisir”.
Keberadaan Turtle Center di dalam Taman Pesisir Penyu Pantai Pangumbahan
ditargetkan untuk pemanfaatan berbagai kegiatan bisnis pariwisata,
pengembangan ilmu pengetahuan dan penelitian, pendidikan dan pelatihan,
pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta pemanfaatan jasa lingkungan membuat
kawasan konservasi ini membutuhkan pengelolaan yang lebih baik.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis dan sumber data
yang digunakan adalah data kualitatif. Pengambilan contoh yang dilakukan adalah
pengambilan contoh non probability sampling dengan purposive sampling dan
snowball sampling. Penelitian ini menggunakan Importance-Performance
Analysis (IPA) untuk mendapatkan gambaran umum dan persepsi wisatawan
terhadap kondisi Taman Pesisir Penyu Pantai Pangumbahan. Kemudian dilakukan
pemetaan dengan nine building blocks business model canvas (BMC) terhadap
kondisi aktual model bisnis yang ada saat ini. Hasil BMC selanjutnya dianalisis
menggunakan matriks SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities and
Threads) untuk mengidentifikasi berbagai faktor internal dan eksternal secara
sistematis. Hasil analisis IPA dan SWOT kemudian menjadi dasar perancangan
prototipe model bisnis baru di kawasan konservasi tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan konservasi ini memiliki
beberapa kendala dalam menjalankan model bisnisnya, yaitu keterbatasan sumber
daya manusia (SDM) dan biaya operasional. Program perbaikan model bisnis
dapat dilaksanakan dengan melakukan perancangan prototipe model bisnis yang
mengutamakan kebutuhkan penciptaan value proposition baru dengan ide
pengembangan Taman Pesisir Penyu Pantai Pangumbahan menjadi kawasan
edutourtainment.
Collections
- MT - Business [4062]
