Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Retailer Dalam Pembelian Produk Motul Di Jabodetabek
Abstract
Perkembangan alat transportasi sekarang ini sangat tinggi, salah satunya
adalah bidang otomotif. Pertumbuhan kendaraan bermotor selama lima tahun
terakhir mencapai 9.93 persen pertahun.Sejak tahun 2001 pasar pelumas di
Indonesia telah terbuka dengan dikeluarkannya Peraturan Presiden RI No. 21
Tahun 2001, Bahwa badan usaha swasta dapat membuka untuk memasarkan
pelumasnya di Indonesia. Importer pelumas hanya dikenakan pajak impor sampai
dengan 10 persen dari nilai impor berdasarkan Per 31 Tahun 2015.
Pertumbuhan retailer atau eceran sangat pesat setiap tahunnya, dengan ratarata 17.57 persen pertahun. Retailer merupakan mata rantai terakhir dalam suatu
proses distribusi produk, sehingga perlu mengetahui seberapa efektifnya peran
retailer dalam keputusan pembelian produk Motul. Pada 3 tahun terakhir, retailer
penjualan pelumas Motul di Jabodetabek mengalami penurunan penjualan
mencapai 57 persen, lebih rendah dari tahun 2014 yaitu 64 persen. Pada tahun
2013 penjualan Motul cukup tinggi dibandingkan tahun 2014-2015 yaitu
mencapai 80 persen.
Tujuan penelitian ini untuk menganalisa persepsi konsumen terhadap bauran
pemasaran, keputusan pembelian serta keterkaitan pengaruh antar variabel
tersebut dan strategi untuk meningkatkan penjualan produk Motul. Penelitian ini
menggunakan data primer yang diperoleh dari wawancara dengan menggunakan
kuesioner kepada retailer. Jumlah responden sebesar 125 responden.
Hasil menunjukkan produk, distribusi, dan promosi berpengaruh signifikan
positif terhadap keputusan pembelian dengan variabel distribusi merupakan
variabel yang paling dominan. Sedangkan pada variabel harga tidak berpengaruh
terhadap keputusan pembelian. Persepsi retailer terhadap bauran pemasaran dan
keputusan pembelian terhadap produk Motulcukup bagus, hanya pada penjualan
terus mengalami penurunan. Hal tersebut disebabkan persepsi retailer terhadap
produk kompetitor lebih tinggi dari produk Motul atau konsumen mungkin
mempunyai perilaku yang tidak begitu mengikuti rekomendasi dari retailer.
Collections
- MT - Business [4063]
