Pengaruh Faktor-Faktor Makro dan Mikro Ekonomi Terhadap Npl Umk Bank Xyz
View/ Open
Date
2017Author
Budiana, Dudy
Siregar, Hermanto
Maulana, Tb.Nur Ahmad
Metadata
Show full item recordAbstract
Non Performing Loan (NPL) merupakan salah satu parameter kinerja bank
yang berdampak langsung terhadap keuntungan bank karena menentukan biaya
yang harus dicadangkan oleh bank atas kualitas aktivanya. Segmen usaha mikro
kecil adalah segmen nasabah yang mendorong laju pembangunan di negara
berkembang. Perkembangan kredit usaha mikro kecil dengan kualitas yang baik
akan menjadi tolak ukur keberhasilan bank dan pemerintah dalam mendorong
ekspansi kredit yang berkualitas.
Bank XYZ merupakan salah satu bank yang fokus pada Usaha Mikro Kecil
dan Menengah (UMKM) dengan penyaluran kredit melalui Direktorat Usaha
Mikro Kecil (UMK). Bank XYZ memiliki penurunan penyaluran kredit dan
perubahan kualitas kredit (NPL). Dalam berbisnis Bank XYZ menerapkan prinsip
Do Good Do Well, sehingga menjalankan program pemberdayaan sebagai bagian
Customer Social Responsibility (CSR), sekaligus juga untuk menjaga kualitas
kredit. Program pelatihan debitur yang merupakan salah satu program
pemberdayaan dilakukan freeze mengingat budget yang dibutuhkan cukup besar.
Bank XYZ masih mempertimbangkan dan mengidentifikasi alternatif yang tepat
untuk melanjutkan pelatihan debitur ini.
Penelitian ini menganalisis pengaruh faktor-faktor makro dan mikro
ekonomi terhadap NPL UMK Bank XYZ. Faktor makroekonomi yang dianalisis
berupa tingkat inflasi, BI rate, harga minyak dunia, laju PDB dan nilai tukar.
Adapun faktor mikroekonomi yang dianalisis disini adalah jumlah kelas pelatihan
debitur, rata-rata usia debitur (pencairan kredit di bulan tersebut) dan portofolio
sektor pertanian, perburuan, kehutanan & perkebunan. Metode yang digunakan
adalah regresi linear berganda untuk faktor makroekonomi dan data panel untuk
faktor mikroekonomi. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data
sekunder. Data untuk faktor-faktor makroekonomi adalah data triwulan dari tahun
2010 sampai dengan 2016 berupa inflasi, BI rate, harga minyak dunia, laju PDB
dan kurs. Data mikroekonomi yang digunakan dalam penelitian ini adalah data
bulanan dari Januari 2011 sampai dengan Juni 2016 berupa jumlah kelas
pelatihan, rata-rata usia debitur, dan prosentase portofolio sektor pertanian,
perburuan, kehutanan dan perkebunan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa BI rate berpengaruh nyata dan positif
terhadap NPL, sedangkan harga minyak dunia dan nilai tukar berpengaruh nyata
dan negatif terhadap NPL. Seluruh variabel faktor mikroekonomi berpengaruh
nyata terhadap NPL dengan rincian kelas pelatihan dan rata-rata usia debitur
berpengaruh negatif terhadap NPL dan portofolio sektor pertanian, perburuan,
kehutanan & perkebunan berpengaruh positif terhadap NPL.
Collections
- MT - Business [4062]
