Model Prediksi Waktu Top Up Debitur Kta Sebagai Strategi Crm Pt Bank Mandiri (Persero) Tbk
View/ Open
Date
2017Author
Agustino, Andrie
Sumarwan, Ujang
Sartono, Bagus
Metadata
Show full item recordAbstract
Peningkatan customer experience melalui pengelolaan database yang baik
menjadi sangat penting di era persaingan perbankan retail yang cukup menantang
5 tahun terakhir ini khususnya dalam pemasaran Kredit Tanpa Agunan (KTA).
Melalui pengelolaan database, bank dapat memahami pola transaksi dan perilaku
nasabah di setiap contact point pelayanan Bank. Penelitian ini mencoba
mengetahui prediksi waktu debitur KTA Bank Mandiri melakukan top up
berdasarkan variabel sosioekonomi dengan menggunakan data sekunder Bank
Mandiri. Selain itu juga perlu diketahui kategori debitur KTA yang menjadi
prioritas penawaran oleh pihak pemasar sehingga implikasinya menjadi lebih
efektif dan efisien dibandingkan pola penawaran sebelumnya. Metode penelitian
menggunakan analisa daya tahan (survival analysis) karena terdapat parameter
waktu dalam top up KTA yang nantinya digunakan untuk mengetahui faktor
sosioekonomi yang berpengaruh terhadap top up dan juga lebih lanjut peluang
waktu debitur melakukan top up.
Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan survival analysis faktor
sosioekonomi yang mempengaruhi debitur melakukan top up KTA pada taraf
nyata 5% adalah Usia, Status Pernikahan, Jumlah Tanggungan, Status Tempat
Tinggal, Pendidikan, Wilayah, Jenis Pekerjaan, Lama Bekerja, Penghasilan, DBR,
Jangka Waktu Kredit, dan Limit Kredit. Hanya Jenis Kelamin yang tidak
berpengaruh terhadap top up KTA. Peluang debitur mengajukan top up KTA pada
waktu 0 sampai 6 bulan sejak pencairan kredit adalah sebesar 0%. Lalu mulai
bulan ke-7 pencairan kredit peluang semakin besar dengan peluang top up
tertinggi secara rata-rata terjadi pada bulan ke-48 sejak pencairan kredit yakni
sebesar 15%.
Implikasi manajerial pada penelitian ini adalah dibuat prioritas penawaran
top up KTA dari 3 kombinasi kategori debitur, dan yang menjadi prioritas utama
adalah kategori 3 sebanyak 122.897 debitur karena memiliki peluang top up pada
bulan ke-48 sebesar 28%, tertinggi dibandingkan kategori debitur lainnya maupun
rata-rata seluruh debitur.
Temuan dalam penelitian ini diharapkan dapat berguna bagi pihak pemasar
Bank Mandiri dalam mengembangkan produk KTA dan juga dalam menyusun
strategi pemasaran yang lebih tepat sasaran sehingga lebih efektif dan efisien bagi
bank. Selain itu, implikasi yang diharapkan adalah customer experience akan
lebih baik karena produk yang dikembangkan akan lebih mengarah kepada
customer centric.
Collections
- MT - Business [4063]
