Pengaruh Kepercayaan dan Komitmen Relational Terhadap Orientasi Jangka Panjang Antara Pt Xyz dan Saluran Distribusinya
Abstract
Persaingan dalam industri ban kendaraan bermotor khususnya ban mobil
penumpang semakin tinggi. Dalam dua tahun terakhir terdapat penurunan dalam
penjualan dan produksi ban mobil seperti juga dialami oleh PT XYZ (Perusahaan)
sebagai salah satu produsen ban mobil. Penurunan tidak saja untuk pasar pabrikan
mobil akan tetapi juga termasuk segmen pasar penggantian (replacement market)
dan penjualan ekspor. Penjualan ke segmen pasar penggantian ini membutuhkan
komitmen, kepercayaan dan kerjasama yang saling menguntungkan dengan
anggota saluran distribusi dalam memasarkan dan menjual produk perusahaan.
Oleh karena itu pengembangan relationship marketing telah dilakukan seiring
dengan usia perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui persepsi
toko ritel mengenai hubungan jangka panjang PT XYZ dengan saluran
distribusinya, (2) mengevaluasi pengaruh lingkungan pasar terhadap kepercayaan
dan pengaruh kinerja produsen terhadap komitmen relasional, (3) mengevaluasi
pengaruh kepercayaan terhadap komitmen relasional, dan (4) mengevaluasi
pengaruh kepercayaan dan komitmen relasional terhadap orientasi jangka panjang
dalam hubungan PT XYZ dengan saluran distribusinya.
Penelitian ini melibatkan 33 toko ritel atau non-authorized tire shop dan
telah menjalin hubungan umumnya rata-rata lebih dari tigabelas tahun.
Pengumpulan data primer dilakukan melalui kuesioner yang dibuat dengan
pertanyaan tertutup dengan 5-poin skala likert untuk mengetahui persepsi dari
responden. Alat analisis yang digunakan adalah metode structural equation
modeling dengan basis partial least square (PLS-SEM) dan diolah menggunakan
software SmartPLS ver. 2.0 M3.
Secara umum persepsi responden terhadap lingkungan pasar kurang baik.
Ini mengindikasikan responden yang tidak sepenuhnya yakin terhadap kondisi
pasar yang dihadapi terutama untuk menilai kondisi atau memprediksi kondisi
pasar. Persepsi responden terhadap kepercayaan kepada produsen sangat baik,
responden sangat yakin bahwa perusahaan memiliki reputasi yang baik dipasar
dan sebagai perusahaan besar, sedangkan terhadap keinginan produsen untuk
melakukan perubahan sesuai keinginan toko ritel masih rendah. Persepsi
responden terhadap pernyataan yang terkait dengan kinerja produsen tidak
seluruhnya baik (positif), ketika terdapat dua pernyataan yang mendapat respon
negatif dari responden. Kinerja produsen yang dinilai baik adalah dari sisi
pengiriman, ketersediaan, kualitas, spesifikasi produk dan layanan purna jual akan
tetapi dari sisi harga baik harga retail maupun harga pembelian tidak disetujui oleh
sebagian besar responden. Untuk persepsi responden terhadap komitmen
relasional tidak seluruhnya baik (positif), yaitu terdapat lebih dari setengahnya
memberikan jawaban tidak setuju. Sementara itu penilaian terhadap orientasi
jangka panjang menunjukkan respon yang sangat baik.
Dari hasil penelitian menggunakan SmartPLS diketahui bahwa terdapat
indikator reflektif yang memiliki loading factor berada di bawah 0,50 sehingga
perlu dilakukan estimasi ulang. Semua konstruk telah memenuhi syarat reliabilitas karena cronbachs alpha diatas 0,60 dan composite reliability semuanya diatas
0,70. Nilai R2 yang dihasilkan dari pengukuran model struktural menunjukkan
adanya hubungan yang moderat antara lingkungan pasar terhadap kepercayaan
kepada produsen (0,497) dan kepercayaan kepada produsen dan komitmen
relasional dengan hubungan jangka panjang (0,567), sedangkan antara kinerja
produsen dan komitmen relasional menunjukkan hubungan yang substansial
(0,99).
Pengujian menunjukkan bahwa lingkungan pasar bepengaruh secara
positif terhadap kepercayaan kepada produsen. Sebagian besar responden menilai
bahwa produsen memiliki integritas yang sangat baik. Kinerja produsen
mempunyai hubungan positif dengan komitmen relasional. Tidak terbukti bahwa
kepercayaan kepada produsen berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap
komitmen relasional dalam melaksanakan hubungan bisnis. Sedangkan
kepercayaan kepada produsen mempunyai hubungan yang positif dan signifikan
terhadap hubungan jangka panjang. Sedangkan komitmen relasional (relationship
commitment) mempunyai pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap
orientasi jangka panjang (long term orientation).
Collections
- MT - Business [4063]
