Pengaruh Budaya Organisasi dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Kesiapan Karyawan Untuk Berubah Pada Pt Xyz
View/ Open
Date
2017Author
Zen, Aang
Hubeis, Aida Vitayala S.
Sukmawati, Anggraini
Metadata
Show full item recordAbstract
Transformasi organisasi dapat terjadi karena adanya perkembangan
teknologi, peraturan baru, perubahan aspek sosial dan lingkungan. Proses
transformasi organisasi akan memengaruhi budaya organisasi yang dimiliki untuk
menyesuaikan dengan perubahan yang terjadi. Salah satu transformasi yang
terjadi di perusahaan adalah adanya akuisisi perusahaan untuk meningkatkan
kemampuannya dalam menghadapi persaingan bisnis yang semakin berkembang.
Akuisisi perusahaan akan memengaruhi kesiapan organisasi, baik sumber daya
material maupun sumber daya manusia yang ada di perusahaan. Dengan
demikian, perlu dianalisis mengenai kesiapan karyawan dalam menghadapi
perubahan setelah akuisisi serta peran kepemimpinan yang menggerakkan
karyawan dalam mencapai kinerja perusahaan. PT XYZ adalah perusahaan jasa
asuransi di Indonesia yang diakuisisi oleh tiga perusahaan pemerintah. Identifikasi
karakter kesiapan individu dalam menghadapi perubahan dapat membantu
organisasi dalam mengembangkan dan mengimplementasikan pengubahan yang
lebih efektif. Pengembangan organisasi secara profesional dalam bisnis
merupakan inisiasi dalam intervensi pengubahan untuk menghasilkan perbaikan
kinerja organisasi. Hanya ketika individu dalam organisasi yang siap berubah
dapat berjalan efektif dalam jangka panjang.
Metode pengambilan data primer dilakukan melalui penyebaran kuisioner
kepada karyawan PT XYZ yang telah bekerja sebelum perusahaan di akuisisi.
Jumlah responden yang telah mengisi kuesioner sebanyak 208 orang dari seluruh
unit kerja (Direktorat) di PT XYZ. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif
dalam bentuk tabel dan grafik untuk analisis karakteristik responden dan profil
budaya organisasi, gaya kepemimpinan dan kesiapan berubah pada PT XYZ
setelah akuisisi. Analisis hubungan antar variabel menggunakan Structural
Equation Model (SEM) dengan alat LISREL 8.8.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi yang dominan
sebelum dan sesudah akuisisi adalah budaya Communal. Hal ini berarti
perusahaan memiliki tingkat sosiabilitas dan solidaritas yang tinggi antar
karyawan. Budaya organisasi tidak mengalami perubahan setelah akuisisi
perusahaan. Gaya kepemimpinan yang dominan adalah task oriented. Sedangkan
dimensi kesiapan karyawan yang ditunjukkan adalah dimensi participating.
Hubungan antar variabel penelitian dengan analisis SEM menunjukkan bahwa
budaya organisasi setelah akuisisi berpengaruh signifikan terhadap gaya
kepemimpinan dan kesiapan karyawan untuk berubah. Gaya kepemimpinan
berpengaruh signifikan terhadap kesiapan karyawan untuk berubah.
Collections
- MT - Business [4063]
