Perencanaan Strategik Berdasarkan Risiko dan Kinerja Keuangan Pada Bpjs Kesehatan
View/ Open
Date
2017Author
Kallista, Daniel Elgar
Firdaus, Muhammad
Sasongko, Hendro
Metadata
Show full item recordAbstract
BPJS Kesehatan adalah lembaga pemerintahan yang mempunyai tugas
untuk menyelanggarakan jaminan sosial dalam bidang kesehatan bagi seluruh
rakyat Indonesia. Sebagai lembaga nirlaba, BPJS Kesehatan dituntut untuk
mampu menjaga kesehatan keuangannya, berdasarkan ketentuan yang telah
ditetapkan oleh OJK dan juga Kementerian Keuangan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana kinerja
keuangan BPJS Kesehatan dan risiko keuangan yang diidentifikasi berdasarkan
evaluasifaktor internal dan eksternal. Dari hasil analisis tersebut, kemudian
diformulasikan strategi terkait permasalah yang ditemukan.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif
yaitu memberikan gambaran tentang kinerja keuangan BPJS Kesehatan dan risiko
keuangan yang dapat dihadapi BPJS Kesehatan di masa yang akan datang.
Metode pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder, yakni berupa
kuisoner sebagai data primer dan laporan keuangan sebagai data sekunder.Teknik
pengolahan dan analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis rasio,
pemetaan risiko, analisis Internal Factor Evaluation dan External Factor
Evaluation (IFE/EFE), risk mapping, analisis Strengh Weakness Opportunity
Thread (SWOT), dan Quantitive Strategy Planning Matrix (QSPM).
Melalui analisis matriks IE, BPJS Kesehatan berada dalam posisi dengan
prioritas strategi menjaga atau mempertahankan. Alternatif strategi dalam posisi
ini adalah penetrasi pasar dan pengembangan produk. Posisi ini dirumuskan
melalui perbandingan kekuatan dan kelemahan sebagai faktor internal dengan
ancaman dan peluang sebagai faktor eksternal.
Dari hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa kinerja keuangan BPJS
Kesehatan masih kurang baik. Indikator utamanya adalah rasio beban klaim dan
risiko solvency/permodalan. Berdasarkan kondisi tersebut, maka risiko yang
paling mungkin terjadi adalah risiko kelebihan beban klaim. Risiko ini
mempunyai tingkat probabilitas yang tinggi dan dampak yang besar bagi
perusahaan.
Prioritas strategi yang dapat dipertimbangkan BPJS Kesehatan yang
dirumuskan melalui penelitian ini adalah menyesuaikan premi iuran secara
persentase, atau berdasarkan golongan ; melakukan audit investigasi atas
kecurangan yang terjadi melalui kerja sama dengan auditor eksternal.
Collections
- MT - Business [4063]
