View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Business
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Business
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis Reaksi Pasar Terhadap Pengumuman Stock Split Di Bursa Efek Indonesia

      Thumbnail
      View/Open
      full text (2.048Mb)
      Date
      2017
      Author
      Sumanto, Edi
      Hartoyo, Sri
      Anggraeni, Lukytawati
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pasar modal memiliki peranan yang strategis bagi perekonomian Indonesia, dimana pasar modal merupakan sarana pendanaan bagi perusahaan dan juga sebagai sarana bagi kegiatan berinvestasi. Dengan demikian pasar modal memfasilitasi berbagai sarana dan prasarana kegiatan jual beli dan kegiatan terkait lainnya. Pasar modal Indonesia mengalami perkembangan yang pesat semenjak dibuka kembali pada tahun 1977. Nilai perdagangan saham di pasar modal Indonesia saat ini telah mencapai angka 1.400 – 1.500 triliun Rupiah setiap tahunnya. Terjadi fluktuasi pada nilai perdagangan saham yang terjadi di Bursa Efek Indonesia dalam kurun waktu 5 tahun terakhir ini, dimana nilai perdagangan saham ini erat kaitanya dengan volume perdagangan saham. Perusahaan yang telah terdaftar dan tercatat di suatu pasar saham melakukan berbagai aktivitas untuk mengembangkan perusahaannya, aktivitas tersebut dikenal dengan istilah aksi korporasi (coorporate action).Aksi korporasi merupakan berita yang umumnya menarik perhatian pihak-pihak yang terkait di pasar modal, khususnya para pemegang saham. Aksi korporasi bertujuan untuk meningkatkan modal perusahaan, meningkatkan likuiditas perdagangan saham, atau tujuan-tujuan lain perusahaan. Pemecahan nilai nominal saham (stock split) merupakan salahsatu bentuk- dari aksi korporasi yang dapat mempengaruhi pergerakan pasar saham dan menyebabkan terjadinya fluktuasi harga saham pada pasar saham disuatu negara. Top Management dari perusahaan yang terdaftar di suatu pasar saham melihat dan menganalisa perilaku para investor terhadap saham dari perusahaan mereka, dimana hasil dari analisa terhadap perilaku investor dalam berinvestasi tersebut menjadi dasar dalam membuat kebijakan atau aksi korporasi. Penelitian ini menggunakan metode event study. Variabelreaksi pasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah rata-rata abnormalreturn dan trading volume activity. Data dikumpulkan dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Data yang digunakan untuk menghitung abnormal return terdiri dari harga penutupan saham harian untuk emiten-emiten yang melakukan aksi korporasi stock splitdan harga penutupan harian IHSG tahun 2007 - 2015. Data yang digunakan untuk menghitung trading volume activity yaitu data harian volume perdagangan dari perusahaan yang melakukan aksi korporasi stock split tahun 2007sampai dengan tahun 2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pelaksanaan aksi korporasi berupa stock split memberikan dampak yang bervariasi terhadap kinerja dari masing-masing saham. Pengumuman aksi korporasi stock split lebih banyak memberikan dampak yang signifikan terhadap abnormalreturn saham pada saat setelah dilakukannya pengumuman oleh perusahaan, adapun abnormalreturn yang paling banyak terjadi adalah abnormalreturn positif. (2) Akan tetapi mayoritas volume perdagangan saham atas perusahaan yang melakukan kebijakan stock split tidak memiliki perbedaan yang nyata pada setiap event window, hal ini mengindikasikan bahwa aksi korporasi stock split di Indonesia tidak menyebabkan perubahan pada tingkat likuiditas saham. Melalui analisis elatisitas volume perdagangan saham didapatkan bahwa hubungan antara volume perdagangan saham perusahaan yang melakukan kebijakan stock split memiliki hubungan yang negatif dengan harga sahamnya, hal ini sejalan dengan teori yang ada bahwa kebijakan stock split yang sejatinya menggunakan instrumen penurunan harga saham guna menciptakan peningkatan pada volume perdagangan saham memang benar terjadi, akan tetapi berdasarkan analisis elastisitas volume perdagangan saham terhadap harga didapati nilai elasitisatisnya kurang dari satu atau dengan kata lain jenis elastisitasnya adalah inelastis, hal ini mengindikasikan bahwa perubahan harga saham sebesar 1 % akan diikuti oleh perubahan volume perdagangan saham yang lebih kecil dari penurunan harganya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa aksi korporasi stock split memiliki dampak terhadap perubahan abnormal return akan tetapi tidak memiliki dampak terhadap perubahan volume perdagangan saham.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167726
      Collections
      • MT - Business [4062]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository