Perumusan Model Distribusi Untuk Meningkatkan Efisiensi Rantai Pasok Di Pt.Xyz
View/ Open
Date
2017Author
Riyanto, Tetra Agung
Adrianto, Luky
Arkeman, Yandra
Metadata
Show full item recordAbstract
Manajemen P.T. XYZ ingin menerapkan suatu model distribusi baru dalam
rangka meningkatkan efisiensi serta menekan biaya transportasi. Model distribusi
baru yang diusulkan adalah menambah satu gudang utama (Central Distribution
Center/CDC), sehingga mempunyai dua gudang utama yang bertugas melayani
beberapa gudang area (Distribution Center/DC).
Tujuan penelitian adalah mengukur tingkat efektifitas dan efisiensi antara
model distribusi yang telah ada di PT XYZ dengan model distribusi baru yang
diusulkan. Perumusan model distribusi dilakukan untuk mengevaluasi efisiensi
rantai pasok di PT XYZ merupakan upaya untuk mendapatkan model
pendistribusian barang dari CDC ke DC. Tingkat efisiensi diukur dengan
menggunakan biaya yang timbul akibat kegiatan transportasi dan penyimpanan .
Model sistem dinamis dirancang untuk menyusun alternatif model distribusi
yang dapat diterapkan oleh PT XYZ. Kondisi yang diskenariokan untuk
disimulasi adalah membandingkan pada kondisi yang telah ada (eksisting) dan
menambah jumlah CDC yang semula satu menjadi dua. Model yang disusun
terdiri dari sub model distribusi dari CDC ke DC termasuk safety stock dan sub
model biaya distribusi.
Model sistem dinamis dapat digunakan untuk mengevaluasi sistem
distribusi PT XYZ secara efektif dan efisien. Hal ini ditunjukan dengan nilai
validasi dengan mengunakan MAPE untuk salah satu variabel kunci pada sub
sistem model distribusi kondisi eksisting yaitu pengiriman untuk 9 barang dari
CDC menghasilkan nilai MAPE berkisar antara 0,23-0,79 %.
Simulasi terhadap model sistem dinamis yang disusun menghasilkan, kondisi
yang telah ada ternyata lebih efisien dibandingkan dengan menambah CDC.
Disribusi pada kondisi yang ada menghasilkan biaya distribusi sebesar Rp 893, 98
milyar, sementara pada kondisi menambah CDC biaya distribusi yang timbul
sebesar Rp 940,83 milyar.
Skenario menghitung safety stock secara rinci untuk dimasukkan dalam
model sistem distribusi PT XYZ dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi.
Memasukan variabel safety stock akan mengurangi jumlah persediaan barang di
gudang yang selanjutnya akan mengurungi total biaya distribusi. Simulasi dengan
menggunakan skenario revisi jumlah persediaan dengan memasukan safety stock
pada kondisi saat ini menghasilkan total biaya distribusi untuk 9 barang dalam
satu tahun adalah sebesar Rp 355,96 miliar, lebih rendah dibanding dengan tanpa
revisi.
Collections
- MT - Business [4063]
