Analisis Sistem Manajemen Kinerja Perguruan Tinggi Berbasis Baldrige Excellence Framework (Bef)
View/ Open
Date
2017Author
Fajaryatun, Diana Ristu
Suroso, Arif Imam
Suprayitno, Gendut
Metadata
Show full item recordAbstract
Globalisasi membuat persaingan semakin ketat, begitupula dengan dunia
pendidikan. Dalam Rencana Pembangunan Pendidikan Nasional Jangka Panjang
tahun 2005-2025, persaingan menjadi tujuan dari rencana tersebut. Berdasarkan
Indikator Kinerja Utama Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi terjadi penurunan
capaian peringkat perguruan tinggi Indonesia di dunia dari tahun ke tahun. Dari
sisi akreditasi sebagian besar perguruan tinggi terakreditasi C. Hal tersebut
menunjukkan gejala permasalahan mengenai sistem manajemen kinerja.
Penelitan ini bertujuan untuk menganalisis sistem manajemen kinerja
Perguruan Tinggi berdasarkan Baldrige Exccelence Framework (BEF) serta
menganalisis perbandingan antara pengukuran kinerja berdasarkan BEF dengan
Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Jenis penelitian ini
adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui dokumentasi dan
kuesioner. Variabel-variabel yang diteliti dalam penelitian ini meliputi: (1)
Kepemimpinan, (2) Strategi, (3) Pelanggan, (4) Pengukuran, Analisis dan
Manajemen Pengetahuan, (5) Tenaga Kerja, (6) Operasi, dan (7) Hasil-Hasil.
Variabel tersebut dilakukan analisis secara deskriptif dengan menggunakan mean
untuk mengetahui kondisi mean dari masing-masing variabel. Kuesioner diberikan
kepada narasumber berdasarkan tingkat kepakarannnya. Narasumber berasal dari
pimpinan unit kerja yang bersinggungan dengan mutu kinerja perguruan tinggi
yaitu Kantor Penjaminan Mutu, Kantor Audit Internal, Lembaga Penelitian dan
Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Pengembangan Akademik dan Senat
Akademik di 4 PTN BH. Keempat perguruan tinggi tersebut yaitu Institut
Pertanian Bogor, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada dan
Universitas Indonesia sebagai rintisan Perguruan Tinggi Badan Hukum Milik
Negara yang sekarang menjadi PTNBH.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat perguruan tinggi memiliki
kinerja mutu yang tinggi. Hal tersebut dapat dilihat dari nilai rata-rata yang
diperoleh pada masing-masing kategori, subkategori dan dimensi memiliki nilai
rata-rata tinggi, sebagian besar berada pada tingkat selalu. Hal tersebut
menunjukkan kempat perguruan tinggi memiliki kesiapan dalam menerapkan
pengukuran kinerja menggunakan BEF. Hal ini juga dapat menjadi salah satu
bukti bahwa perguruan tinggi Indonesia memiliki potensi untuk bersaing dengan
perguruan tinggi lain di tingkat asia maupun dunia. Hasil yang lain adalah
perbandingan pengukuran kinerja berdasarkan BEF dengan BAN-PT memiliki
persamaan dan perbedaan. Sebagian besar memiliki kesamaan. Perbedaan tersebut
menunjukkan bahwa pengukuran kinerja menggunakan BAN-PT memerlukan
tambahan parameter penilaian. Penggunaan alat pengukuran kinerja dapat
ditambahkan supaya lebih komprehensif.
Collections
- MT - Business [4063]
