Analisis Pengaruh Banking Service Quality Terhadap Kepuasan dan Loyalitas Nasabah Bank Syariah Di Jakarta
View/ Open
Date
2017Author
Wijaya, Hendri
Beik, Irfan Syauqi
Sartono, Bagus
Metadata
Show full item recordAbstract
DKI Jakarta adalah provinsi dimana persaingan yang terjadi antara industri
perbankan masih sangat ketat. Tempat dimana pusat pemerintahan dan pusat
perekonomian didirikan ini mencatat pertumbuhan ekonomi pada triwulan I tahun
2016 mencapai 5,62% (yoy) atau berkontribusi sekitar 17,24% dari total ekonomi
nasional (BPS). Hal tersebut menjadikan Jakarta sebagai kota yang memiliki daya
tarik tinggi bagi industri perbankan sebagai basis pengumpulan DPK. Data
membuktikan bahwa Jakarta adalah provinsi tertinggi penyumbang pengumpulan
dana perbankan syariah dan berada jauh dari provinsi lainnya (OJK). Industri
perbankan adalah industri yang amat sensitif terhadap layanan dan kepuasan
pelanggan. Persaingan yang ketat, ekspektasi nasabah terhadap layanan prima
perbankan, dan perkembangan teknologi yang cepat, menuntut bank syariah harus
bertindak lebih strategik dalam menyediakan produk dan jasa yang berkualitas
dalam rangka menjaga kepuasan nasabahnya dan memenangkan persaingan.
Penelitian ini dilakukan pada salah satu bank syariah di Jakarta.
Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik non probability sampling dengan
metode convenience sampling Data penelitian dikumpulkan melalui survei
kuisioner terhadap 160 nasabah bank syariah yang tersebar di 5 wilayah kota
administrasi DKI Jakarta. Nasabah yang dijadikan responden hanyalah nasabah
yang telah memiliki rekening lebih dari satu tahun dan aktif digunakan untuk
bertransaksi dalam 2 bulan terakhir. Penelitian ini menggunakan konsep banking
service quality yang disesuaikan dengan objek penelitian. Pengolahan dan analisis
data menggunakan metode structural equation modeling partial least square
(PLS-SEM) berbasis varian dan analisis deskriptif untuk menjabarkan temuan
hasil penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari ketujuh variabel penelitian, hanya
empat variabel yang berpengaruh positif terhadap kepuasan nasabah. Variabelvariabel tersebut adalah variabel service portfolio (portofolio jasa yang
ditawarkan), reliability (kehandalan), price (harga), dan tangible (keterwujudan
fisik). Masing-masing variabel tersebut memiliki total effeccts sebesar 0,218,
0,187, 0,186, dan 0,202. Artinya, semakin baik penerapan keempat variabel
tersebut, maka akan semakin baik pula terhadap pembentukan kepuasan nasabah
yang akan berdampak pada peningkatan loyalitas nasabah. Kepuasan nasabah
memiliki nilai R2 sebesar 0,477. Artinya, ketujuh variabel eksogen mampu
menjelaskan variabel kepuasan nasabah sebesar 47,7%, sedangkan sisanya sebesar
52,3% dipengaruhi oleh variabel lain. Loyalitas nasabah memiliki nilai R2 sebesar
0,383 artinya variabel kepuasan nasabah mampu menjelaskan variabel loyalitas
sebesar 38,3%, sedangkan sisanya sebesar 61,7% dipengaruhi oleh variabel lain.
Kedua nilai R2 tersebut mengklasifikasikan model penelitian dalam model yang
moderat.
Collections
- MT - Business [4062]
