Analisa Kinerja Bisnis Sampah Menggunakan Metode Analytical Network Process (Kasus Di Cv.Majestic Buana Group)
View/ Open
Date
2017Author
Anggari, Dika
Sumarwan, Ujang
Yuliati, Lilik Noor
Metadata
Show full item recordAbstract
Banyak perusahaan yang selama masa berdiri nya kurang perhatian
terhadap hasil kinerja yang telah dihasilkan. Pengukuran kinerja biasa nya hanya
bertumpu kepada laporan keuangan, yang sudah cukup jika omzet nya tinggi.
Padahal tidak melulu seperti itu kondisi nya, masih ada beberapa hal yang semesti
nya bisa lebih di analisa untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Salah satu
perusahaan yang meraup omzet sangat tinggi dalam industri yang sangat spesifik,
yaitu industri sampah, adalah CV. Majestic Buana Group. CV yang telah berdiri
(kurang lebih) selama 16 tahun ini, belum pernah sekalipun melakukan analisa
kinerja terhadap segala aspek di perusahaan. Sangat penting untuk tahu sejauh
mana kemampuan perusahaan dan segala komponen nya bisa terus menghasilkan
kinerja yang baik. Melalui metode Analytical Network Process yang di bantu
dengan empat perspektif Balanced Scorecard, maka kinerja perusahaan dapat
diketahu. Poin apa saja yang sudah baik atau butuh untuk diprioritaskan untuk
bisa memberikan hasil yang lebih baik.
Penelitian ini memiliki empat tujuan penelitian, yaitu (1) mengidentifikasi
omzet perhari yang bisa di peroleh oleh pengusaha; (2) Menganalisa seberapa
besar volume sampah yang di produksi setiap harinya sehingga bisa di bilang
sangat menjanjikan untuk menjalani bisnis terkait; (3) Mengukur penyusunan
kinerja pada bisnis di industri sampah, khususnya pada CV. MBG, melalui empat
perspektif pada metode Balanced Scorecard; dan (4) Menganalisa prioritas dari
empat perspektif dengan menggunakan alat ukur statistik ANP.
Perusahaan yang di teliti dalam penelitian ini adalah, CV. Majestic Buana
Group milik Mohammad Baedowy yang bergerak di bidang pengolahan sampah,
khusus nya sampah plastik. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi
data primer. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah hasil
wawancara dan pengisian kuisioner yang dilakukan oleh para responden, yaitu
pengepul, mitra kerja serta pegawai.
Sampel penelitian di peroleh menggunakan teknik non-probability sampling
dengan menggunakan metode purposive sampling. Dipilih masing-masing 10 dari
pengepul, mitra kerja, serta pegawai. Data akan diolah menggunakan metode
Analytical Network Process dengan software Super Decision 2.0 untuk bisa
mengetahui prioritas. Dimana sebelumnya, data yang akan di jadikan prioritas, di
bedah masing-masing berdasarkan perspektif dari Balanced Scorecard, yaitu
perspektif pelanggan, perspektif proses internal, perspektif pembelajaran dan
pertumbuhan, serta perspektif keuangan.
Hasil pengolahan ANP menunjukkan bahwa prioritas pertama adalah perspektif
internal. Pada prioritas kedua adalah perspektif pembelajaran & pertumbuhan,
tingkat prioritas ketiga adalah pespektif keuangan dan prioritas keempat dengan
bobot paling rendah adalah perspektif pelanggan.
Collections
- MT - Business [4063]
