Analisis Pengaruh Variabel Makroekonomi Terhadap Return Saham Ihsg dan Indeks Sektoral
View/ Open
Date
2016Author
Kurniawati, Lianitha
Achsani, Noer Azam
Anggraeni, Lukytawati
Metadata
Show full item recordAbstract
Kegiatan investasi merupakan salah satu aspek yang membantu dalam
perkembangan perekonomian di Indonesia. Untuk investor, tujuan investasi
adalah untuk mendapatkan keuntungan atau laba dengan jumlah tertentu, salah
satunya adanya return saham. Return saham memiliki korelasi positif dengan
risiko. Ini berarti bahwa pengembalian yang lebih besar diikuti dengan
peningkatan risiko (high risk high return) dan sebaliknya. Terdapat hal-hal yang
mempengaruhi return dan risiko baik secara internal maupun eksternal. Penelitian
ini berfokus pada pengaruh variabel makroekonomi terhadap return saham.
Tujuan penelitian ini adalah 1) menganalisis hubungan jangka pendek variabel
makroekonomi terhadap IHSG dan indeks saham sektoral yang terdaftar di BEI,
2) menganalisis perubahan respon dari return saham IHSG dan indeks sektoral
apabila terjadi guncangan variabel makroekonomi, 3) menganalisis kontribusi
variabel makroekonomi dalam mempengaruhi return saham IHSG dan indeks
sektoral.
Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif dan kuantitatif
ekonometrika dengan data sekunder menggunakan data sekunder kuartal runtun
waktu (time series) dengan periode waktu tahun 2000 hingga tahun 2014.
Variabel makroekonomi yang digunakan antara lain harga minyak dunia, harga
emas, suku bunga, nilai tukar, Indeks Harga Konsumen (IHK), jumlah uang
beredar, defisit neraca fiskal, utang pemerintah, dan neraca perdagangan.
Analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode
Structural Vector Auto Regresive (SVAR). Terdapat beberapa tahapan pengujian
dalam analisis menggunakan metodr SVAR, antara lain uji praestimasi yang
terdiri dari uji stasioneritas, uji kestabilan VAR, dan uji penentuan lag optimal.
Selanjutnya dilakukan analisis Impulse Response Function (IRF) dan analisis
Forcast Error Variance Decomposition (FEVD)
SVAR model menunjukkan variabel harga minyak dunia dan harga emas
berpengaruh positif terhadap return saham sektor pertanian dan sektor
pertambangan. Variabel tingkat suku bunga berpengaruh negatif terhadap return
saham IHSG. Variabel nilai tukar rupiah berpengaruh negatif terhadap return
saham IHSG dan indeks sektoral kecuali sektor perdagangan, jasa, dan investasi.
Hasil IRF menunjukkan bahwa guncangan variabel makroekonomi di respon
berbeda-beda oleh return saham IHSG dan indeks sektoral. Respon indeks saham
yang lebih rentan adanya guncangan variabel makroekonomi adalah sektor
keuangan, sektor properti, real estate, dan konstruksi bangunan, serta sektor
perdagangan, jasa, dan investasi. Hasil FEVD menunjukkan bahwa kontribusi
yang terbesar pada return saham IHSG dan indeks sektoral adalah nilai tukar
rupiah, tingkat suku bunga, harga minyak dunia, dan harga emas. Sebagian besar
variabel makroekonomi yang berpengaruh merupakan variabel internasional, hal
ini dikarenakan investor di BEI sebagian besar merupakan investor asing.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel makroekonomi berpegaruh
terhadap return saham IHSG dan indeks sektoral. Oleh karena itu, investor sebaiknya memperhatikan fluktuasi variabel makroekonomi, terutama variabel
harga minyak, harga emas, suku bunga, dan nilai tukar supaya meminimalisir
risiko terhadap fluktuasi return saham.
Collections
- MT - Business [4063]
