Pengaruh Employee Engagement Terhadap Peningkatan Kinerja Grup Retail Risk Pt Bank Mandiri Tbk
View/ Open
Date
2016Author
Wiseto, Artody
Hubeis, Aida Vitayala S
Sukandar, Dadang
Metadata
Show full item recordAbstract
Employee engagement merupakan rasa keterikatan karyawan secara
emosional dengan pekerjaan dan organisasi, termotivasi, dan mampu memberikan
kemampuan terbaik menyukseskan serangkaian manfaat bagi organisasi dan
individu. Grup retail risk PT Bank Mandiri mengadopsi program employee
engagement demi menurunkan tingkat turnover karyawan. Hal lain yang melatar
belakangi grup retail risk Bank Mandiri mengadopsi program employee
engagement adalah terciptanya peningkatan kinerja Bank Mandiri agar mampu
terus berkompetisi di dunia perbankan di masa yang akan datang.
Tujuan penelitian ini adalah peneliti ingin mengetahui kondisi grup retail risk
Bank Mandiri, hambatan apa saja yang ditemui dalam penerapan employee
engagement, faktor apa saja yang menciptakan employee engagement, dan
hubungan employee engagement dengan kinerja grup retail risk Bank Mandiri.
Hasilnya adalah selama periode 2012-2014, grup retail risk Bank Mandiri
mengalami peningkatan performa, sejalan dengan efektifnya penerapan employee
engagement. Key performance indicator kinerja yang digunakan grup retail risk
Bank Mandiri adalah balance scorecard. Balance scorecard digunakan grup retail
risk Bank Mandiri karena mampu menilai kinerja perusahaan tidak hanya dari
perspektif keuangan. Keunggulan Balance scorecard adalah memiliki empat
perspektif dalam menilai kinerja, yaitu financial perspective, customer perspective,
internal process business perspective, dan learning and growth perspective.
Penggunaan balance scorecard sebagai key performance indicator tergantung
dengan data yang dimiliki dan juga tujuan penggunaan. Data key performance
indicator yang digunakan pada penelitian ini adalah periode 2012 sampai 2014.
Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda. Data yang
digunakan terdiri atas data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui
kuisioner yang dilakukan kepada 68 orang karyawan tetap yang bekerja di kantor
pusat grup retail risk Bank Mandiri Jalan MH Thamrin No 5, Jakarta. Sedangkan
data sekunder diperoleh dari data kinerja grup retail risk periode 2012-2014.
Responden pada penelitian ini terdiri dari pelaksana, relationship manager, team
leader, centre manager, dan departement head. Tujuannya adalah agar penelitian
ini mampu memberikan gambaran di setiap tingkatan jabatan. Pada penelitian ini
responden akan menilai dirinya sendiri, atasan langsung, dan juga pimpinan
perusahaan yaitu DCOR, Regional Risk, dan Senior Excecutive Vice President
Retail Risk. Hasil analisis menunjukkan bahwa individu, manajer, dan eksekutif
sebagai faktor employee engagement memberikan dampak positif terhadap
peningkatan kinerja perusahaan grup retail risk PT Bank Mandiri. Dimana manajer
yang diwakili oleh gaya kepemimpinan merupakan faktor tertinggi dalam
terciptanya employee engagement di grup retail risk Bank Mandiri kantor pusat.
Kesimpulan yang dihasilkan dalam penelitian ini adalah bahwa individu,
manajer, dan eksekutif yang diwakili oleh konsep diri, gaya kepemimpinan , dan
kepemimpinan organisasi sebagai faktor dari employee engagement memberikan
dampak 66,3 persen terhadap peningkatan kinerja grup retail risk Bank Mandiri.
Collections
- MT - Business [4063]
