Pengaruh Faktor Internal dan Eksternal Terhadap Penyaluran Pembiayaan Bank Syariah Di Indonesia
View/ Open
Date
2016Author
Astarini, Raras Palupi
Hartoyo, Sri
Maulana, Tubagus Nur Ahmad
Metadata
Show full item recordAbstract
Perbankan syariah di Indonesia telah mengalami peningkatan yang sangat
signifikan dalam bentuk kelembagaan maupun kinerja perbankan syariah. Salah
satu tolak ukur yang dapat digunakan untuk mengukur kinerja perbankan rasio
adalah Financing Deposite Ratio (FDR) perbankan syariah yang selalu berada
dibatas aman dari range yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia. Hal ini
dikarenakan perbankan syariah mampu mendistribusikan dana yang berhasil
dihimpun dari masyarakat ke masyarakat dalam bentuk pembiayaan.
Pembiayaan memiliki peran yang penting terhadap masyarakat maupun
perbankan. Pembiayaan pada umumnya disalurkan oleh perbankan syariah ke
dalam dua golongan, yaitu untuk UKM (Usaha Kecil dan Menengah) serta untuk
Non UKM. Sebelum periode 2014 perbankan syariah fokus mendisitribusikan
pembiayaan kepada golongan UKM, namun setelah periode tersebut perbankan
syariah menjadi fokus kepada golongan Non UKM. Oleh sebab itu, tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhi
penyaluran pembiayaan UKM maupun Non UKM di Indonesia pada tahun 2010
sampai dengan Juni 2015 dengan menggunakan metode regresi linear berganda.
Penelitian ini telah menemukan bahwa tingkat bonus SBIS, Inflasi, Dana
Pihak Ketiga (DPK), Non Performing Financing (NPF), Return on Asset (ROA),
dan Financing Deposite Ratio (FDR) berpengaruh secara simultan terhadap
pembiayaan UKM maupun Non UKM. Secara parsial, hanya inflasi, DPK, NPF,
FDR , pembiayaan Non UKM yang dapat mempengaruhi pembiayaan UKM;
sementara pembiayaan Non UKM dipengaruhi oleh Inflasi, DPK, FDR, serta
pembiayaan UKM
Collections
- MT - Business [4063]
