Strategi Pemenuhan Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Di Pabrik Kelapa Sawit Sei Pagar Ptpn V
Abstract
Kelapa sawit merupakan komoditas unggulan perkebunan di Indonesia dan
berperan penting dalam perekonomian nasional. Industri kelapa sawit tidak hanya
menyediakan bahan pangan maupun nonpangan, namun juga menghasilkan devisa
yang besar bagi negara, serta menyerap banyak tenaga kerja. Pada tahun 2014,
Indonesia mencatat sebagai produsen minyak sawit mentah (Crude Palm Oil -
CPO) terbesar di dunia. Salah satu pabrik dalam industri kelapa sawit adalah Pabrik
Kelapa Sawit (PKS) Sei Pagar PTPN V. Kinerja pengolahan PKS Sei Pagar dari
tahun 2013 sampai 2015 mengalami penurunan karena kekurangan pasokan TBS
kelapa sawit sehingga tidak dapat mencapai target pengolahan yang telah
direncanakan.
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi struktur rantai pasok dan
merumuskan strategi pemenuhan TBS kelapa sawit di PKS Sei Pagar PTPN V.
Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dengan PKS Sei Pagar sebagai
objek penelitiannya. Data diperoleh melalui identifikasi faktor-faktor utama
eksternal dan internal perusahaan. Alat analisis yang digunakan adalah matriks
External Factor Evaluation (EFE), Internal Factor Evaluation (IFE), StrengthsWeaknesses-Opportunities-Threats (SWOT) dan Quntitative Strategic Planning
Matrix (QSPM).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasokan TBS kelapa sawit PKS Sei
Pagar berasal dari empat sumber yaitu kebun inti, kebun plasma, kebun KKPA
(Kredit Koperasi Primer Anggota), dan kebun petani swadaya. Rantai pasok
Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit dari kebun inti dilakukan secara langsung
ke PKS Sei Pagar, sedangkan TBS yang berasal dari kebun plasma dan KKPA
dilakukan melalui kelompok tani dan koperasi. Rantai pasok TBS kelapa sawit
petani swadaya pada umumnya dilakukan melalui pengumpul dan atau broker.
Namun, tidak menutup kemungkinan pasokan TBS petani swadaya dilakukan
secara langsung ke PKS melalui kontrak perjanjian.
Berdasarkan analisis SWOT dan QSPM diperoleh tujuh alternatif strategi
pemenuhan TBS kelapa sawit yang dapat direkomendasikan kepada PKS Sei Pagar
dengan prioritas sebagai berikut: (1) normalisasi kondisi peralatan dan mesin
pabrik, (2) optimalisasi pembelian TBS melalui penetapan harga yang bersaing, (3)
mengintensifkan komunikasi dan kerja sama dengan pemasok dan calon pemasok
TBS, (4) meningkatkan pelayanan terhadap pemasok TBS, (5) meningkatkan
produktivitas kelapa sawit kebun inti, (6) rasionalisasi jumlah karyawan,
(7) meningkatkan keamanan kebun inti.
Collections
- MT - Business [4063]
