Analisis Minat Pembelian Ulang Benih Padi Hibrida Oleh Petani Di Wilayah Pemasaran Regional I Sukamandi Pt Sang Hyang Seri (Persero)
View/ Open
Date
2016Author
Hadimartono, Soesilo
Sumarwan, Ujang
Sanim, Bunasor
Metadata
Show full item recordAbstract
Kebutuhan padi akan terus meningkat seiring dengan proyeksi laju
pertambahan penduduk. Penggunaan benih bermutu merupakan hal yang perlu
mendapat perhatian. PT Sang Hyang Seri (Persero) merupakan salah satu
perusahaan BUMN yang bergerak dalam menghasilkan benih padi hibrida
bersertifikat. Dalam menghadapi lingkungan persaingan bisnis yang sangat
dinamis dan strategis, maka PT Sang Hyang Seri (Persero) memerlukan strategi
pemasaran yang komprehensif. Oleh karena itu, diperlukan adanya analisis faktorfaktor yang mempengaruhi minat pembelian ulang benih padi hibrida oleh petani.
Metode yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Faktor-faktor yang
mempengaruhi minat pembelian ulang benih padi hibrida terdiri dari Attitude,
Subjective norm, dan Perceived behavior control. Ketiga faktor tersebut
memberikan pengaruh yang signifikan terhadap minat pembelian ulang benih padi
hibrida.
Faktor yang mempengaruhi pembelian benih padi hibrida pada PT Sang
Hyang Seri (Persero) merupakan faktor yang menentukan keberhasilan pemasaran
benih hibrida kepada konsumen. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor yang
mempengaruhi pembelian benih padi hibrida adalah attitude, subjective norm dan
perceived behavior control. Perceived behavior control atau persepsi kontrol
perilaku menurut responden merupakan faktor yang menjadi penentu pertama
yang mempengaruhi tingkat pembelian benih padi hibrida. Faktor selanjutnya
yang mempengaruhi adalah Subjective norm atau norma subyektif kemudian yang
terakhir adalah attitude.
Petani memiliki keyakinan bahwa penggunaan benih padi hibrida
memberikan dampak peningkatan keuntungan dari produksi, waktu panen akan
lebih cepat, serta akan menghasilkan anakan padi yang lebih banyak sehingga
keyakinan tersebut dapat meningkatkan perilaku petani dalam intensitas
pembelian benih padi hibrida dengan harapan petani memperoleh keuntungan
yang lebih besar. Perilaku pembelian padi hibrida oleh petani di wilayah
pemasaran Regional I Sukamandi PT Sang Hyang Seri (Persero) dipengaruhi oleh
kontak tani yang dapat dihubungi, anjuran dari penyuluh setempat untuk
menggunakan benih padi hibrida, dan pengaruh paling kecil adalah pemasaran
yang dilakukan oleh PT Sang Hyang Seri (Persero) itu sendiri. Pengaruh variabel
persepsi kontrol perilaku bertolak belakang dengan teori yang ada. Hasil analisis
menunjukkan pengaruh yang negatif. Hal ini, dimungkinkan karena petani hibrida
yang berada pada sentra padi. Selain itu, secara umum petani padi di wilayah
pemasaran Regional I Sukamandi PT Sang Hyang Seri (Persero) menggunakan
benih padi terakhir pada tahun 2014, dimana pada saat itu adanya subsidi dari
pemerintah yang menganjurkan petani menggunakan benih padi hibrida agar
produksi padi nasional meningkat.
Collections
- MT - Business [4063]
